Dikhawatirkan Mangkrak, Dewan Dorong agar TTP Sanda Bentuk Badan Pengelola

TABANAN, Kilasbali.com – DPRD Tabanan khawatir Taman Teknologi Pertanian (TTP) Sanda, Pupuan akan menjadi bangunan mangkrak.
Untuk itu, dewan mendorong agar segera dibentuk badan pengelola dan arah yang jelas terhadap TTP Sanda tanpa keluar dari konsep awal yakni sebagai pusat penelitian teknologi pertanian dari hulu sampai hilir.
Anggota Dewan asal Pupuan, I Gusti Nyoman Omardani mengatakan, kelemahaan TTP Sanda ada di pengelolaan.
Pihaknya menyarankan bisa segera dibentuk khusus badan pengelola atau melalui anak perusahaan Darma Santika.
“Karena, jika dibentuk UPT menurutnya memerlukan pembiayaan tinggi, apalagi OPD yang cukup gemuk saat ini sudah sangat membebani Pemda,” ujarnya, Minggu (4/4/2021).
Dia menyarankan agar membentuk badan usaha atau perusda, karena mereka jelas yang dikejar profit.
Lanjutnya, pemerintah hanya perlu membackup permodalan dan bisa diawasi dan dievaluasi tiap tahunnya, namun tetap tidak boleh menghilangkan konsep atau roh awal TTP Sanda sebagai tempat riset tekonologi pertanian.
“Di Tabanan banyak produk lokal, khususnya di Pupuan yang sudah bersertifikat dan diakui oleh pusat, ini dioptimalkan,” terangnya,
Lanjutnya, usulan pengelola dari anak perusahaan daerah Darma Santika, bisa dilakukan dengan merubah regulasi yang sudah ada, nantinya anak perusahaan ini bisa difokusikan berkantor di TTP Sanda.
“Termasuk tenaga kerjanya, apalagi sebelumnya juga telah dilakukan pelatihan pada puluhan tenaga lokal yang disiapkan untuk ikut mengelola TTP Sanda,” bebernya.
Pihaknya melihat cenderung ke badan pengelola atau ke anak perusahaan darma santika, untuk efektifkan dan efisienkan pengelolaan anggaran.
“Tinggal lakukan penataan mana yang mampu memberikan daya tarik dan menghidupkan riset, kita fokus kesana dulu, apalagi ada potensi lokal, tiap tahun OPD punya rencana kerja itu optimalkan,” tandasnya. (m/kb)

















