
BULELENG, Kilasbali.com – Seorang pelajar di Seririt, Buleleng, berinisial IBKP (15) dikabarkan menjadi korban penikaman yang dilakukan rekannya berinisial DPAB (18) pada Senin (12/4/2021) sekitar pukul 18.30 WITA. Informasi menyebutkan, penganiayaan itu dipicu karena korban sering mengolok-ngolok pelaku.
Seizin Kapolres Buleleng, Kasubbag Hunas Iptu Sumarjaya ketika dikonfirmasi membenarkan dugaan peristiwa penikaman tersebut.

Dijelaskan, korban IBKP ditikam pisau pada bagian leher. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan di RSUD Buleleng.
Sementara terduga pelaku DPAB juga status pelajar sudah diamankan di Mapolsek Seririt.
Dikatakan, penusukan terjadi di jalan/gang di Kecamatan Seririt. Hasil penyelidikan, diduga pelaku DPAB memiliki dendam lama terhadap korban IBKP yang masih bertetangga.
“Penyebab dendam, pelaku diduga sering dibully (diolok-olok) korban. Namun, keterangan itu masih didalami Reskrim Polsek Seririt,” kata Sumarjaya, Senin (12/4/2021) malam.
Nah, tindakan lain kepolisian sebut Kasubbag Sumarjaya, memanggil kedua orangtua, baik korban dan pelaku.
“Kami berupaya memberikan pengertian kepada masing-masing orangtua, baik korban maupun pelaku untuk menyerahkan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian,” tandasnya. (ard/kb)

















