
DENPASAR, Kilasbali.com – Denpasar sebagai Ibukota Provinsi Bali perlu perubahan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, maka harus dilihat jelas visi dan misi calon pemimpin dalam Pilkada Serentak tahun 2020.
Khususnya, porgram yang betul-betul berpihak kepada seluruh masyarakat, khususnya dalam upaya melestarikan kearifan lokal.
“Masyarakat Denpasar menginginkan perubahan. Maka itu, pilihlah pemimpin yang sepenuhnya bisa berkontribusi buat masyarakat dan juga bisa melakukan perubahan kearah yang lebih baik lagi kedepannya,” ungkap Angga Puri Kedaton, Kesiman, I Gusti Ngurah Bagus Muditha, Selasa (10/11/2020).
Menurutnya, jika masyarakat Kota Denpasar hanya sebatas menentukan pilihan pemimpin dari melihat warna saja, tentu tidak akan pernah terjadi perubahan.
“Saatnya masyarakat bisa menentukan pilihan harus sesuai dengan hati nurani, bukan dari paksaan ataupun ajakan dari oknum-oknum yang hanya memakai kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan semata,” imbuhnya.
Ngurah Muditha menambahkan, selaku Angga Puri Kedaton hingga saat ini belum sepenuhnya melihat perubahan yang terjadi di Kota Denpasar.
“Apakah masyarakat maunya seperti ini terus, ayo saatnya menentukan pemimpin sesuai pilihan dan hati nurani,” ajaknya.
Lanjut dia, paling tidak masyarakat harus bisa bercermin. Siapa pemimpin yang layak nantinya oemimoin untuk bisa mengusung perubahan tersebut.
“Jika perlu pemimpin Kota Denpasar harus baru untuk bisa melakukan perubahan supaya nantinya mampu mewujudkan Denpasar Berseri, Smart City, Berbudaya dan Berdaya Saing,” tambahnya. (jus/kb)

















