Bupati Mahayastra: Anggaran Rp 11,5 Miliar Sangat Relatif

GIANYAR,Kilasbali.com – Bupati Gianyar, I Made Mahayastra angkat bicara terkait rumah jabatan bupati yang sudah dianggarkan senilai Rp 11,5 Milar.
Menurutnya, pembanguan rumah jabatan bupati dinilai wajar dan mendesak. Mengingat hingga kini, Bupati Mahayastra tinggal di Denpasar sehingga kurang efektip dalam menjalankan tugasnya.
Bupati Mahayastra juga menyanyangkan pola pikir subjektif yang berhembus. Baginya, anggaran sebesar Rp 11,5 miliar tersebut masih sedikit dan justru lebiah efisien dibandingkan pengeluaran yang harus ditanggung akibat jarak yang begitu jauh. Di mana ia kini terpaksa tinggal di Denpasar lantaran belum ada rumah jabatan.
“Rujab (rumah jabatan, red) ini tidak sekedar rumah tinggal. Bupati harus siap bertugas 24 jam. Jadi rujab ini juga berfungsi sebagai tempat kerja. Contohnya, penandatanganan dokumen yang tak mungkin dilakukan di kantor, apalagi saat harus melayani masyarakat,” terangnya.
Lanjutnya, rumah jabatan itu sesuatu yang wajib, dan harus siap kapan saja menerima tamu. Terlebih dalan situasi tertentu, dirinya harus hadir di tengah masyarakat dalam hitungan cepat.
“Jadi anggaran Rp 11,5 miliar sangat relatif. Rujab ini bukan untuk saya aja, tetapi untuk bupati-bupati berikutnya juga,” pungkasnya. (ina/kb)

















