
GIANYAR, Kilasbali.com – Warga pantai Purnama, Sukwati, Rabu (5/8) digegerkan dengan temuan sesosok mayat disela susunan batu penahan abrasi.
Proses evakuasi pun berlangsung dramatis, karena posisi korban yang bertubuh tambun itu terhimpit. Hingga kini, penyebab kematian korban masih ditelusur aparat Polsek Sukawati.
Dari informasi yang diterima, keberadaan korban ditemukan seorang warga yang sedamg berjalan-jalan di pantai.
Temuan itu lantas dilaporkan ke aparatur desa setempat. Warga berserta aparatur desa disusul petugas BPBD Gianyar dan aparat kepolisian kemudian berdatangan ke lokasi.
Proses evakuasi pun berlangsung alot, karena ombak sedang pasang dan posisi korban terhimpit disela batu besar penahan abrasi.
“Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah tak bernyawa dengan kondisi jenazah masih utuh,” terang salah seorang warga.
Setelah diidentifikasi petugas, korban mengenakan kaos hitma itu diketahui I Kadek Dedi Wiranata (35), warga yang beralamat di Lingkungan Dalem Pemogan, Denpasar.
Mengenai keberadaan korban di lokasi itu masih ditelursi aparat kepolisian. “Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mengungkap kronologi dan penyebab pasti kematian korban,” ungkap Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata,
Beragam dugaan pun menyertai temuan mayat yang terbilang janggal ini. Mulai dari dugaan bunuh diri hingga terpeleset jatuh membentur batu.
Hanya saja saat kejadian kondisi pantai sedang lenggang minim aktivitas warga, karena angin cukup kencang dan ombak dalam kondisi pasang. (Ina/kb)

















