Sebelas Jabatan Eselon II di Pemkab Tabanan Dilelang, Kadis PMD Paling Sepi Peminat

TABANAN, Kilasbali.com – Sebelas jabatan Eselon II setingkat kepala dinas atau badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan yang selama ini lowong mulai dilelang.
Dari sebelas jabatan yang dilelang lewat seleksi terbuka atau selter itu, jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tabanan paling sepi peminat.
Hingga menjelang penutupan pendaftaran lelang pada Jumat (27/3), baru ada satu orang pelamar yang mendaftarkan diri untuk mengikuti lelang jabatan tersebut.
Berdasarkan data sementara, sebaran pelamar terkonsentrasi pada posisi Sekretaris Dewan (Sekwan) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang masing-masing diminati oleh empat orang.
Sementara itu, posisi Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM-Naker) baru mengantongi dua pelamar sampai dengan Selasa (24/3).
Kepala BKPSDM Tabanan, I Nyoman Sastra Wiguna, mengonfirmasi bahwa proses pendaftaran masih terus berjalan.
Pihaknya masih menunggu berkas dari para aparatur sipil negara (ASN) lainnya yang berniat mengikuti seleksi terbuka ini.
“Pelamar sudah mulai mendaftar, kita tunggu sampai tanggal 27 Maret ini,” ujar Sastra Wiguna pada Selasa (24/3).
Terkait minimnya pelamar pada posisi Kadis PMD, Sastra mengaku tetap optimis jumlah peserta akan bertambah di sisa waktu pendaftaran yang ada.
Ia menilai masih ada ruang bagi para pejabat yang memenuhi syarat untuk mengajukan diri sebelum batas waktu berakhir.
“Masih ada kesempatan, karena waktu masih empat hari. Jadi kita tunggu,” akunya mengenai progres pendaftaran di posisi tersebut.
Lelang jabatan ini telah dibuka sejak 9 Maret 2026 sebagai langkah pemerintah daerah untuk mengisi sejumlah posisi pimpinan tinggi pratama yang kosong.
Kekosongan tersebut terjadi lantaran pejabat sebelumnya telah memasuki masa purna tugas atau terkena rotasi jabatan.
“Seleksi terbuka ini untuk mengisi jabatan yang kosong akibat pensiun dan mutasi,” tegas Sastra.
Setelah pendaftaran ditutup, para peserta akan melewati serangkaian tahapan ketat, mulai dari seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, hingga assessment test pada 1 April 2026.
Proses seleksi kemudian dilanjutkan dengan penulisan makalah dan tes wawancara yang dijadwalkan berakhir pada 7 April 2026.
Mengenai adanya jabatan lain yang masih kosong di Pemkab Tabanan, BKPSDM menyatakan pengisiannya akan dilakukan secara bertahap.
Saat ini, proses lelang difokuskan pada jabatan yang sudah mendapatkan restu administratif dari instansi pusat, dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Yang sudah mendapat persetujuan itu yang terlebih dahulu diproses untuk seleksi terbuka,” pungkasnya. (c/kb)

















