
TABANAN, Kilasbali.com – Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, memberikan pujian sekaligus kelakar saat melantik 5.079 pengurus PAC, Ranting, dan Anak Ranting se-Kabupaten Tabanan.
Acara pengukuhan masa pengurus PAC, Ranting, dan Anak Ranting masa bakti 2025-2030 itu berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Selasa (24/3).
Koster memberikan pujian atas capaian PDIP Tabanan saat Pemilu 2024 lalu. Di hajatan politik itu, PDIP Tabanan berhasil menguasai 31 dari 40 kursi legislatif.
Ia mengaku terus memantau pergerakan mesin partai di Tabanan secara intensif melalui berbagai platform komunikasi.
“Saya pantau kinerja struktur dan pengurus partai di Tabanan. Saya punya sembilan grup. Sing ada ngalahang Tabanan (tidak ada yang mengalahkan Tabanan),” ujar Koster memuji.
Menurutnya, tak salah kiranya jika mengurus organisasi partai belajar kepada PDIP Tabanan yang terdiri dari sepuluh PAC, 133 Anak Ranting, dan ratusan pengurus Anak Ranting.
Dengan jumlah sebanyak itu, ia tidak memungkiri dalam menggerakkan organisasi partai sebanyak itu akan berhadapan dengan dinamika yang tinggi.
“Tapi memang Tabanan ini punya seninya sendiri. Dinamikanya tinggi. Saat tertentu ada saja jurusnya (kader). Ada yang menari topeng, ada tari baris, hingga tari Teruna Jaya,” kelakarnya.
Terlepas dari itu, ia tetap memberikan acungan jempol bagi prestasi PDIP Tabanan dalam setiap agenda politik.
Ia berharap, semangat, soliditas, serta kerja kolektif seluruh kader tersebut bisa dipertahankan untuk agenda politik mendatang.
Karena itu, ia menegaskan bahwa pengukuhan ribuan kader tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan amanah perjuangan yang disertai tanggung jawab moral.
Koster menuntut agar kader partai mulai bertransformasi dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Partai ini harus naik kelas. Dulu yang penting banyak (kuantitas), sekarang selain banyak harus didukung dengan kualitas,” tegasnya.
Selain itu, ia memberikan instruksi keras agar seluruh kader menjauhi tindakan negatif seperti korupsi, perjudian, hingga narkoba.
Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Kabupaten Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menegaskan posisi wilayahnya sebagai basis utama partai atau “Kandang Banteng” di Bali.
Ia menyebut keberhasilan meraih kursi mayoritas di legislatif merupakan buah dari kerja politik kolektif dan gotong royong.
“Kami tidak pernah bekerja sendiri, namun bekerja secara kolektif dari ranting hingga DPC. Dan mungkin ini yang tersolid di Indonesia dan sudah terbukti,” ungkap Sanjaya.
Sanjaya berharap pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk memanaskan mesin partai di akar rumput.
Ia memastikan seluruh jajaran dari tingkat Anak Ranting hingga DPC akan tetap setia berada di garis terdepan perjuangan ideologi partai.
“Kami tetap solid dan loyal di garis terdepan dari anak ranting hingga DPC. Ini membuktikan loyalitas dan dedikasi,” tegasnya.
Di saat yang sama, ia juga menyebutkan bahwa pengukuhan pengurus PAC, Ranting, hingga Anak Ranting se-Tabanan ini sebagai bagian dari show of force (unjuk kekuatan).
Menurutnya, momen pengukuhan ini bisa menjadi sarana untuk memanaskan mesin partai untuk agenda politik ke depannya.
“Mesin ini harus digerakkan. Tanpa digerakkan tidak akan pernah jalan. Perlu dipanaskan untuk memastikan gerakan dan arah partai satu komando,” pungkasnya. (c/kb)

















