Perumda TAB Siagakan Puluhan Petugas Kawal Air Selama Nyepi

TABANAN, Kilasbali.com – Perusahaan Umum Daerah Tirta Amertha Buana (Perumda TAB) Tabanan menyiagakan puluhan petugas teknis untuk menjamin kelancaran pasokan air bersih bagi pelanggan selama perayaan Nyepi dan Idul Fitri pekan depan.
Langkah antisipasi ini mencakup pemantauan intensif terhadap sistem perpompaan hingga jalur distribusi utama agar aktivitas ibadah masyarakat tidak terganggu kendala teknis.
Pelaksana tugas (Plt) Kabag Langganan Perumda TAB Tabanan, I Made Pande Surdika, menjelaskan bahwa pengecekan infrastruktur telah dilakukan jauh-jauh hari untuk memitigasi risiko kerusakan.
Pihaknya fokus memastikan seluruh instalasi dalam kondisi prima sebelum memasuki puncak penggunaan saat hari raya.
“Pelayanan kami di Perumda tetap berjalan seperti biasa. Petugas teknis sudah menyiapkan berbagai hal, mulai dari sistem perpipaan, perpompaan hingga distribusi air agar saat hari raya tidak terjadi kendala,” ujar Pande Surdika pada Kamis (12/3).
Manajemen berharap persiapan matang ini mampu menjaga stabilitas aliran air tanpa adanya gangguan signifikan bagi ribuan pelanggan di Tabanan.
“Kami berharap dengan persiapan ini distribusi air bersih tetap lancar. Perumda TAB terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terlebih saat momentum hari besar keagamaan,” imbuhnya mengenai komitmen perusahaan.
Di sisi lain, Kasubag Humas Perumda TAB Tabanan, I Putu Wahyu Untung Suardana, merinci pengerahan personel di setiap unit pelayanan selama masa siaga.
Khusus untuk wilayah kota, perusahaan menyiagakan 12 orang petugas, sementara unit lainnya diperkuat oleh lima orang tenaga teknis.
Kesiapsiagaan juga diperketat pada tujuh titik Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan menugaskan dua operator di setiap lokasi guna memastikan operasional tetap berjalan normal.
Langkah ini bertujuan agar pola pemakaian air pada jam puncak saat hari raya tetap stabil dan terkendali.
“Meski bukan saat hari besar keagamaan, kami juga terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Namun pada momen seperti ini kesiapsiagaan tentu kami tingkatkan,” tegas Wahyu.
Meskipun, sambungnya lagi, potensi gangguan teknis diprediksi kecil, pihak Perumda tetap mewaspadai faktor alam tidak terduga yang dapat memengaruhi sumber air baku. (c/kb)

















