Dinkes Tabanan Prioritaskan Perbaikan Pustu Secara Bertahap

TABANAN, Kilasbali.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan memprioritaskan perbaikan gedung Puskesmas Pembantu (pustu) secara bertahap guna menjamin keberlangsungan layanan kesehatan dasar di tingkat desa.
Langkah ini diambil sebagai komitmen pemerintah daerah dalam menangani belasan infrastruktur kesehatan yang saat ini terkendala kondisi fisik bangunan akibat faktor usia dan cuaca.
Kepala Dinkes Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, menjelaskan bahwa pemetaan terhadap fasilitas kesehatan terus dilakukan untuk menentukan skala prioritas rehabilitasi.
Berdasarkan data terkini, terdapat 17 unit pustu yang memerlukan perhatian khusus dari total 77 unit yang tersebar di seluruh Tabanan.
“Kami memiliki 77 pustu dan 17 di antaranya memang perlu penanganan serius. Namun pelayanan kepada masyarakat tetap kami jalankan dengan berbagai penyesuaian,” ujar Surya Wira Andi, Senin (16/2).
Penurunan kualitas struktur bangunan pada belasan pustu tersebut mayoritas disebabkan oleh masa pakai gedung yang sudah tergolong lama.
Kondisi ini diperparah oleh pengaruh cuaca ekstrem yang membuat beberapa bagian ruangan tidak lagi representatif untuk menunjang standar pelayanan kesehatan secara optimal.
Di tahun anggaran 2026, Pemkab Tabanan mengalokasikan dana sekitar Rp 1,4 miliar melalui APBD kabupaten untuk merehabilitasi Pustu Belimbing di Kecamatan Pupuan.
Anggaran tersebut diproyeksikan untuk membiayai pengerjaan fisik secara menyeluruh, termasuk kebutuhan jasa konsultasi perencanaan serta pengawasan di lapangan.
“Kami berharap ke depan dukungan anggaran semakin besar sehingga perbaikan bisa dilakukan bertahap pada pustu lainnya,” imbuhnya.
Selama proses rehabilitasi belum menjangkau seluruh titik kerusakan, Dinkes tetap melakukan pengaturan teknis untuk memastikan akses medis warga tidak terputus.
Hal itu akan dilakukan dengan mengoptimalkan keberadaan puskesmas induk atau utama di masing-masing kecamatan. (c/kb)

















