Polres Tabanan Lantik 1.012 PKS untuk Kampanyekan Tertib dan Selamat Berlalu Lintas

TABANAN, Kilasbali.com – Kapolres Tabanan AKBP Putu Bayu Pati melantik 1.012 anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) tingkat SMP hingga SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan pada Selasa (10/2) di lapangan Alit Saputra.
Seluruh anggota PKS tersebut dilantik untuk membantu Polres Tabanan mengampanyekan tertib dan selamat berlalu lintas mulai dari lingkungan sekolahnya, keluarga, hingga tempat tinggalnya.
Ini seperti diungkapkan Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, yang dalam upacara pelantikan itu bertindak selaku inspektur upacara.
Bayu mengatakan, ribuan siswa yang dilantik sebagai anggota PKS itu nantinya akan mendapatkan pelatihan dari Satlantas Polres Tabanan maupun Unit Lantas di masing-masing polsek.
Nantinya, mereka bertugas membantu melancarkan arus lalu lintas di sekitar gerbang sekolah masing-masing. Selebihnya, mereka menjadi agen edukasi bagi teman-temannya agar tertib berlalu lintas.
“(Anggota PKS ini) juga membantu mengedukasi teman-temannya mengenai tata cara berlalu lintas yang baik dan benar,” ujar Putu Bayu Pati.
Pihaknya menaruh harapan besar agar seluruh anggota PKS ini mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.
“Sehingga (keberadaan PKS di masing-masing sekolah) membantu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang sekarang ini sudah banyak makan korban jiwa,” imbuhnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Tabanan AKP Anton Suherman mengungkapkan bahwa saat ini PKS belum menjadi ekstrakurikuler wajib di tingkat sekolah.
Meski demikian, pihaknya berupaya untuk mengimbau seluruh sekolah di Tabanan membentuk unit PKS. “Cuma kami mengimbau pihak sekolah di seluruh Tabanan untuk membentuk PKS,” kata Anton.
Anton mencatat adanya peningkatan partisipasi yang cukup tajam jika dibandingkan dengan data pada tahun sebelumnya.
Kenaikan jumlah personel ini dinilai sangat membantu efektivitas kampanye disiplin berlalu lintas bagi para pelajar.
Sebelumnya, jumlah anggota PKS hanya tercatat sekitar enam ratusan orang. Namun, kini jumlahnya sudah menjadi 1.012 orang. “Jadi rata-rata untuk satu sekolah ada sekitar tiga puluhan orang,” jelasnya.
Pihaknya berharap, seluruh anggota PKS ini ikut membantu kepolisian memberikan pemahaman keselamatan berlalu lintas di lingkaran sekolah, keluarga, atau tempat tinggalnya.
“Agar (ilmu dan wawasan berlalu lintas mereka sebagai anggota PKS) bisa digetoktularkan ke teman-temannya di lingkungan sekolah maupun tempat tinggalnya,” pungkasnya.
Nantinya, seluruh anggota PKS ini akan mendapatkan pelatihan dan pembinaan baik dari Satlantas Polres Tabanan atau unit-unit polsek di wilayah sekolah mereka. (c/kb)

















