Jembatan pada Jalur Denpasar-Gilimanuk di Antap Jebol

TABANAN, Kilasbali.com – Jembatan yang berada di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di lingkungan Banjar Payan, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, jebol pada Selasa (2/12) dini hari.
Jembatan tersebut jebol lantaran lapisan tanah di bawah aspal yang menjadi permukaan jalan pada jembatan tersebut amblas.
Titik jebol pada jembatan tersebut berada pada jalur Gilimanuk menuju Denpasar atau di sisi utara dengan diameter sekitar satu meter dan kedalamannya sekitar dua meter.
Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional atau Satker PJN dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Timur-Bali telah memperbaiki kerusakan tersebut.
Sementara perbaikan berlangsung, rekayasa lalu lintas dengan cara buka tutup jalur diterapkan bagi kendaraan yang melintas.
Camat Selemadeg, I Wayan Budhiarsana, menjelaskan bahwa jembatan tersebut dilaporkan jebol oleh warga pada Selasa (2/12) sekitar pukul 04.30 Wita.
Kerusakan pada jembatan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak desa dan disebarkan ke media sosial.
“Saya sudah sempat cek ke lokasi dan sudah dilakukan perbaikan oleh Balai (BPJN),” kata Budhiarsana.
Ia menjelaskan, kerusakan pada jembatan itu terjadi karena bagian bawahnya yang berupa tanah amblas dan hanyut terbawa arus sungai Yeh Panan yang berdekatan dengan Pantai Soka.
Secara terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK 1.2 Satker PJN BPJN Jawa Timur-Bali, I Made Mardita, menjelaskan bahwa jebolnya jembatan itu karena bagian bawahnya mengalami penurunan.
“Hanya bagian oprit jembatan yang terjadi penurunan,” kata Mardita seraya menjelaskan bahwa kondisi jembatan secara umum masih relatif aman.
Ia menyebutkan, perbaikan mulai dilakukan pihaknya begitu mendapatkan informasi dari masyarakat. Sekitar pukul 11.30 Wita, proses perbaikan sudah selesai.
“Kami masih akan pantau terus kondisinya. Namun untuk kekuatan sudah bisa dilalui kendaraan,” bebernya. (c/kb)

















