
TABANAN, Kilasbali.com – Kebakaran hebat terjadi pada pabrik gabus atau styrofoam yang berada di Banjar Batanduren, Desa Cepaka, Kecamatan Kediri, pada Rabu (15/10) malam.
Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran pabrik milik PT Mitra Jaya Sukses Abadi menimbulkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.
Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana, mengonfirmasi terjadinya kebakaran tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita.
“Diketahuinya sekitar pukul 19.00 Wita,” ujar Sukadana saat dikonfirmasi pada Kamis (16/10).
Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kebakaran itu diketahui setelah adanya bau menyengat dari benda yang terbakar. Kemunculan bau itu disertai dengan asap.
Salah satu saksi kebetulan sedang menggerinda. Saksi yang mencium bau itu kemudian mencari tahu sumber bau tersebut.
Pandangannya langsung tertuju pada kemunculan api yang jaraknya sekitar lima meter dari posisinya saat menggerinda.
Kemunculan api itu membuat sejumlah saksi dalam kejadian ini panik. Terlebih, gudang di pabrik itu menyimpan gabus.
Itu juga yang membuat api dengan cepat merembet ke mana-mana. Para saksi yang berusaha melakukan pemadaman dengan alat seadanya tidak mampu mengendalikan kobaran api.
Bahkan, api justru semakin menyebar ke tempat lain. Ini membuat mereka terpaksa untuk menghindar dan menyelamatkan diri.
Proses pemadaman baru bisa dilakukan secara efektif setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Total ada tujuh unit mobil pemadam kebakaran yang datang.
“Untuk penyebabnya belum bisa kami pastikan. Yang jelas nihil korban jiwa atau luka. Hanya kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp 3 miliar,” sebutnya. (c/kb)

















