Lelang Pengelolaan Objek Wisata Bedugul Belum Bisa Dipastikan

TABANAN, Kilasbali.com – Proses lelang pengelolaan tempat wisata Bedugul yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan belum bisa dipastikan pelaksanaannya.
Meski, rencana untuk mempercayakan pengelolaan aset di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, tersebut bukan wacana baru.
Dinas Pariwisata (Dispar) Tabanan saat ini sedang berupaya menuntaskan proses penghapusan aset agar pengelolaannya bisa dilelangkan.
Kepala Dispar Tabanan, Anak Agung Ngurah Satria Tenaya, menyebutkan bahwa proses penghapusan itu masih berlangsung.
“Masih dalam tahap penghapusan. Ada satu bangunan yang belum (masih proses penghapusan),” jelas Satria pada Rabu (3/9).
Ia menjelaskan, proses penghapusan itu dilakukan dengan mengusulkannya ke Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).
Bila proses penghapusan tersebut telah tuntas seluruhnya, baru proses lelang bisa dilaksanakan untuk mencari pihak ketiga yang bersedia melakukan pengelolaan.
Satria tidak bersedia memastikan waktu pelaksanaan lelang tersebut karena proses penghapusan masih berlangsung.
Ia hanya memberikan perkiraan waktu bahwa proses lelang itu mulai dilaksanakan antara akhir September atau awal Oktober 2025.
“Kami belum bisa menentukan (jadwal lelang). Tergantung proses penghapusan. Bisa akhir September atau awal Oktober 2025,” ujarnya.
Ia tidak memungkiri, pengelolaan objek wisata Bedugul oleh pihak ketiga sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu.
Namun, dalam perjalanannya, tidak mudah bagi Pemkab Tabanan untuk mendapatkan pihak ketiga atau investor yang bersedia menjadi pengelola.
“Kami juga belum mempromosikannya karena prosesnya masih awal,” imbuh mantan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ini. (c/kb)

















