Pasar Ubud Direnovasi, Pedagang Diminta Pindahkan Barang

GIANYAR, Kilasbali.com – Pascakebakaran pada pertengahan tahun lalu, Pasar Ubud blok timur akan segera direnovasi. Para pedagang yang setahun terakhir berjualan di stand sementara di area tersebut, pun diharapkan segera pindah. Hanya saja, para pedagang kebingungan karena hingga saat ini belum ada informasi terkait tempat relokasi.
Dari informasi yang diterima , Selasa (26/8) renovasi akan dimulai bulan September hingga Desember 2025. Pedagang yang berjualan di tempat relokasi, mulai tanggal 1 September sudah tidak boleh berjualan.
Barang-barang milik pedagang harus diambil atau dibawa pulang. Bagi pedagang yang memiliki kios di lantai satu agar barang barang di dalam kios agar di bawa pulang, dan yang memiliki los di lantai satu, agar barang barang dagangannya dibawa pulang, termasuk besi sekat sekat los harus di bawa pulang.
“Tapi pemerintah tidak menyediakan tempat relokasi yang layak bagi para pedagang. Apa jadinya selama 4 bulan nganggur,” ujar Nyoman Merti salah seorang pedagang.
Jika pedagang tidak boleh berjualan selama renovasi, pedagang rencananya akan menyampaikan keluhan ini, ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar, Rabu (27/8) pagi.
Sementara itu, Kepala Disperindag Gianyar Luh Gde Eka Suary belum bisa dikonfirmasi. WA hanya menjawab singkat belum, saat ditanya mengenai tempat relokasi. Selebihnya, mengaku sedang rapat di provinsi. (ina/kb)

















