Hadiah Godel, Lomba Mancing Jadi Ruang Rekreasi

DENPASAR, Kilasbali.com – Lomba mancing menjadi ruang rekreasi yang positif kepada masyarakat dan para penghobi mancing. Selain itu, melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem sungai.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka gelaran lomba mancing air deras di aliran Tukad Ulun Carik Tohpati, Minggu (3/8), bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.
Kegiatan ini digagas Panitia Pengalian Dana Pura Pesamuan Banjar Tangguntiti, Desa Adat Kesiman ini dilaksanakan sebagai bentuk penggalian dana guna perbaikan dan perawatan pura. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem sungai bersih.
“Disamping memberi tempat bagi para penghobi mancing serta memberi ruang rekreasi, pelaksanaan ini juga diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan aliran sungai, disamping itu kami mengapresiasi semangat penggalian dana dari panitia,” kata Arya Wibawa.
Sementara itu, Salah Satu Panitia Lomba Mancing, Mangku Sudana disela-sela kegiatan mengatakan pelaksanaan lomba mancing air deras ini merupakan salah satu penggalian dana yang digelar panitia Pura Pesamuan Banjar Tangguntiti Kesiman.
Mangku Sudana menambahkan adapun jenis ikan yang ditebar pada perlombaan yang diikuti ratusan orang peserta ini adalah ikan lele, dengan jumlah sebanyak 500 kg lebih. “Kami berharap dengan pelaksanaan lomba mancing ini secara tidak langsung dapat mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan aliran sungai oleh sampah,” harapnya.
Adapun lomba ini memperebutkan hadiah utama yakni 1 ekor godel (anak sapi) sebagai hadia undian utama. Sedangkan juara 1 memperoleh satu unit sepeda listrik, juara 2 memperoleh kulkas dan juara 3 memperoleh handphone. (m/kb)

















