
DENPASAR, Kilasbali.com — Puluhan atlet lawn bowls dari berbagai negara terlihat memenuhi lapangan BeLiBIS Bali Lawn Bowls di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Jalan Cemara, Denpasar, Senin (21/9), untuk mengikuti turnamen lawn bowls internasional Bali Gold Cup 2026.
Para peserta yang hadir mayoritas berasal dari Australia. Namun, turnamen ini juga diikuti atlet-atlet dari Indonesia, Selandia Baru, dan Singapura. Keragaman peserta ini menunjukkan bahwa lawn bowls bukan lagi sekadar olahraga lokal, melainkan telah menjadi fenomena regional.
“Turnamen ini memperebutkan total hadiah ratusan juta,” ujar Director BeLiBIS Bali Lawn Bowls, Paul Rosair, didampingi Jane Rosair.
Namun, bagi Paul, hadiah bukanlah satu-satunya tujuan. Ada misi yang lebih besar, yakni menumbuhkan kecintaan terhadap lawn bowls di Indonesia.
“Kami sangat ingin masyarakat Indonesia, khususnya warga Bali, ikut terlibat aktif. Tujuan utama kami adalah mengembangkan cabang olahraga ini di Indonesia,” harapnya.
General Manager Prama Sanur Beach Bali, I Gusti Bagus Surya, menyampaikan kebanggaannya atas fasilitas yang dimiliki hotelnya.
“Lapangan kami bertaraf internasional, pertama dan satu-satunya di Bali, bahkan di Indonesia,” katanya.
Menurutnya, olahraga ini sedang naik daun di Australia. Popularitasnya pun mulai merambah Malaysia dan negara-negara ASEAN lainnya. Hal ini membuka peluang besar bagi Bali untuk menjadi tujuan wisata olahraga.
“Pemerintah Kota Denpasar mencanangkan Sanur sebagai kawasan sport tourism,” imbuhnya.
Kolaborasi pun terjalin. Pihak hotel bekerja sama dengan salah satu komite olahraga di Perth untuk menyiapkan lapangan lawn bowls ini.
Dikatakan, olahraga lawn bowls dikenal sangat rileks. Para pemainnya umumnya berusia menengah ke atas, segmen wisatawan yang memiliki daya beli tinggi dan cenderung menghindari keramaian.
“Semoga nantinya lebih banyak tamu Australia yang datang ke Bali dengan adanya fasilitas ini,” harap I Gusti Bagus Surya. (jus/kb)


















