
TABANAN, Kilasbali.com – Sebanyak 430 atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025 dari Kabupaten Tabanan menjalani tes fisik selama dua hari di GOR Debes pada 2-3 Agustus 2025. Mereka berasal dari 36 cabang olahraga atau cabor.
Tes yang diselenggarakan Komite Olahragan Nasional Indonesia (KONI) Tabanan itu menjadi proses seleksi sekaligus pemetaan kemampuan fisik atlet yang hendak dikerahkan saat Porprov Bali 2025 nanti.
Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, menjelaskan bahwa tes ini juga bertujuan untuk mengukur kesiapan dan kualitas atlet yang akan mewakili Tabanan di Porprov Bali 2025.
“Tes fisik ini bertujuan untuk mengukur kebugaran jasmani, daya tahan, kekuatan, kelincahan, serta aspek-aspek fisik lainnya yang penting bagi performa atlet,” jelas Nurbawa, Senin (4/8).
Dengan hasil tes fisik yang diperoleh, KONI bersama tim pelatih dapat merancang program latihan yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan masing-masing atlet.
Selain itu, tes fisik ini juga menjadi dasar evaluasi dalam proses seleksi akhir calon atlet yang akan resmi memperkuat kontingen Tabanan pada Porprov Bali 2025.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap atlet yang terpilih benar-benar siap secara fisik dan mental,” imbuhnya.
Melalui tes ini, sambungnya, KONI Tabanan bisa mengetahui kondisi awal calon atlet dan menyesuaikan program pembinaan dan pelatihan agar lebih optimal.
“Harapan kami, Tabanan mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih prestasi membanggakan di Porprov yang akan diselenggarakan pada September 2025 nanti,” ujarnya.
Tes fisik ini sendiri mendapatkan perhatian dari Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya. Secara terpisah, ia memberikan motivasi kepada seluruh calon atlet Porprov Bali 2025 itu.
“Tes fisik ini bukan hanya soal kekuatan tubuh, tetapi juga tentang ketangguhan mental dan komitmen untuk berprestasi,” katanya.
Ia berharap, calon atlet Porprov Bali 2025 mengikuti tes serta pelatihan dengan semangat sehingga nantinya bisa mewakili Tabanan. “Dengan tetap menjunjung sportivitas,” pungkasnya. (c/kb)

















