
TABANAN, Kilasbali.com – Sebuah bus menabrak satu palinggih dan warung di jalur Denpasar-Gilimanuk, lingkungan Banjar Bantas Tengah, Desa Bantas, Kecamatan Seladeg Timur pada Minggu (3/8) sekitar pukul 13.30 Wita.
Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tunggal atau out of control (OC) itu mengakibatkan kerusakan pada bangunan palinggih dan warung milik dua warga setempat yakni I Ketut Ardika (57) dan I Wayan Sunaya (54).
Nilai kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp 25 juta seperti yang disampaikan Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Nyoman Artadana. “Nihil korban jiwa maupun luka-luka. (Kecelakaan) hanya menyebabkan kerugian materi sebesar Rp 25 juta,” katanya.
Sebelum kecelakaan itu terjadi, bus berwarna orange dengan pelat E 7614 KB yang dikemudikan Sonny Fabby Ayyi Pratama (30) asal Kediri, Jawa Timur, itu dalam perjalanan dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.
Sebelum masuk ke lokasi kejadian yang medannya merupakan jalan lurus yang menurun namun landai, sopir bus berniat mengerem kendaraannya. Namun, rem bus tersebut rupanya tidak berfungsi alias blong.
Sopir bus itu kemudian banting setir ke kiri sehingga menabrak satu tempat sembahyang berupa palinggih dan bangunan warung yang ada di sisi selatan jalan.
Tak lama setelah kejadian, personel dari Polsek Selemadeg Timur dikerahkan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan meminta keterangan saksi-saksi. “Selain itu kami sudah menghubungi mekanik,” jelasnya. (c/kb)

















