
TABANAN, Kilasbali.com – Calon bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi, menyentil optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) yang dinilainya belum maksimal. Padahal potensi untuk memaksimalkan PAD Tabanan cukup besar.
Mulyadi mencontohkan dari sisi Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang masih dinilainya bocor ditambah banyaknya sarana akomodasi wisata dalam bentuk vila yang belum berizin.
“Ada juga hotel dan restoran, vila, banyak yang tidak berizin,” ungkap Mulyadi saat melakukan kampanye tatap muka di Banjar Jagasatru, Desa/Kecamatan Kediri, pada Kamis (10/10).
Dengan didampingi pasangannya, calon wakil bupati I Nyoman Ardika, ia berjanji mengoptimalkan PAD untuk kesejahteraan masyarakat Tabanan bila terpilih di Pilkada 2024.
“Astungkara, bila Saya sebagai bupati, ini yang akan kami kejar. Bagaimanapun agar uang itu untuk masyarakat,” ujarnya.
Dalam orasi singkatnya, Mulyadi juga menyoroti soal pengelolaan dan penataan aset yang belum optimal.
“Banyak (aset) yang masih berbentuk catatan. Baru setengah yang masuk aset. Itulah yang akan kami kejar. Ini milik masyarakat,” tegasnya.
Dengan upaya optimalisasi itulah, Mulyadi bersama Ardika akan berusaha merealisasikan 21 program unggulan yang dijanjikan.
Beberapa program yang hendak direalisasikan Mulyadi dan Ardika di antaranya Rp 1 miliar untuk Satu Desa di luar alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD). Kemudian, Rp 500 juta untuk desa adat dan subak.
Mulyadi juga menjanjikan program di bidang kesehatan yakni Satu Kamar Rumah Sakit untuk Satu Pasien.
Dia meyakinkan program-program itu bisa terealisasi bila PAD dan pengelolaan aset dilakukan secara maksimal dan optimal.
Upaya ini juga akan lebih mudah lagi bila kepemimpinan dari pusat, provinsi, hingga kabupaten berada pada satu jalur.
“Presidennya Pak Prabowo. Gubernurnya Pak De Gadjah (I Made Muliawan Arya). Bupatinya saya. Ini banyak anggaran di pusat yang bernama DAK (dana alokasi khusus),” sebutnya.
Salah satu tokoh Banjar Jagasatru, I Wayan Sugita alias Wayan Doye yang ikut dalam kampanye tatap muka tersebut menyambut visi misi dan program yang dibawa Mulyadi-Ardika dengan antusias.
“Kalau memang itu (PAD) mencukupi saya setuju (program-program Mulyadi-Ardika). Kalau mencukupi, silahkan agar masyarakat bisa menikmati,” ujarnya.
Sugita berharap, niat pasangan calon bupati dan wakil bupati Tabanan nomor urut 1 itu bisa terealisasi. “Karena ini tokoh saya, saya mendukung seratus persen,” pungkasnya. (c/*KB).

















