Musik Tradisional Jepang Tampil di PKB XLV/2023

DENPASAR, Kilasbali.com – Musik tradisional Jepang tampil di PKB XLV/2023, di Kalangan Ayodya Taman Budaya (Art Centre) Provinsi Bali.
Suara tetabuhan musik tradisional Jepang Taiko persembahan Tim kesenian secara kolaboratif dari Jepang, Jakarta dan Bali itu terdengar bergemuruh.
Yaitu Bonten Tradisional Music of Japan, Mirai Taiko Dojo, Japan dibawah asuhan Masataka Kobayashi dengan membawakan delapan karya.
Ratusan penonton yang hadir sangat antusias dan meminta lagi dan lagi agar musik diulang. Alat music taiko rata-rata berukuran jumbo, dalam pementasanya para pemain penuh riang semangat dan berenergi, aktraktif dalam memukul drum.
Selain taiko, ada juga alat music yang dimainkan, seperti samisen (gitar khas jepang) dan shinobuya (seruling khas Jepang). Semua alat music dimainkan bersama-sama sehingga menghasilkan sebuah intrumen yang khas, kuat dan dinamis.
Menurut koordinator pementasan Daisei Takeya, terakhir ia tampil di Bali tahun 2019, setelah itu ada korona tidak bisa tampil.
“Kita melibatkan murid dari Jepang(3) Jakarta (11) dan Bali, total 45 orang, menampilkan 8 karya tabuh, membawakan tabuh kolaborasi, saya sangat senang bisa tampil di panggung mewah ini, “ kata Daisei usai pementasan.
Musik Taiko sendiri memang biasa dibawakan pada setiap pembukaan berbagai acara di Jepang. Musik tradisional ini menggunakan alat musik utama berupa gendang atau druam besar bernama Taiko di samping harmoni dengan suara seruling khas Negeri Sakura dan sejenis gong kecil yang dipukul sesekali. (jus/kb)

















