Amankan Malam Pergantian Tahun, Polresta Denpasar Kerahkan 1.146 Personel

DENPASAR, Kilasbali.com – Gangguan keamanan dan penyebaran varian Omicron masih menjadi atensi dalam pengamanan malam pergantian tahun. Meskipun tidak ada perayaan khusus, Polresta Denpasar tetap menyiagakan 1.146 personil dalam mengamankan malam pergantian tahun.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Jumat (31/12/2021) mengatakan varian Omicron masih menjadi kekhawatiran karena sudah masuk ke Indonesia. Untuk itu dalam mengantisipasi malam pergantian tahun, pihaknya berpegangan pada Imendagri nomor 66 tahun 2021 dan ada SE Gubernur Bali nomor 20 tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Sedangkan untuk pengamanan malam tahun baru seluruhnya didukung dari Polda Bali dan Brimob dengan kekuatan 2.148 personil.
Polresta Denpasar 1.146 personil, ada Operasi Lilin yang masih berjalan dengan
216 personil yang dilibatkan, ada 356 dari Polresta, 574 dari Polsek Jajaran.
“Kita juga didukung dari Instansi terkait disana ada TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pecalang, pengamanan internal, dan Setkom yang berjumlah 782 orang,” sebutnya.
Ia menambahkan, selain itu ada juga pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos pengawasan Covid-19. Pos pelayanan ada 3 titik di Terminal Ubung, Pelabuhan Benoa, dan Bandara Ngurah Rai. Juga ada 2 titik lagi di Umanyar dan Pantai Kuta.
“Kita prediksi ini akan rawan sebagai tempat keramaian pergantian tahun baru,” imbuhnya.
Dikatakan Kombes Jansen, pos pengawasan ada 7 titik ada di Lapangan Puputan, Lapangan Lumintang, Pasar Badung, Lapangan Renon, Pantai Matahari Terbit, Pantai Doubel Six, dan Pantai Pandawa. Pengawasan juga dilakukan di tempat keramaian seperti mall atau pusat perbelanjaan.
Ia juga menjelaskan langkah dalam pengamanan malam tahun baru dan penanganan Covid-19 yakni
menggelar personil di tempat rawan terjadinya gangguan kamtibmas, rawan macet, obyek wisata, dan tempat ibadah.
“Kita juga laksanakan patroli rutin baik skala besar pada jam-jam tertentu sesuai kebutuhan dan patroli rutin. Juga pengawasan rumah-rumah penduduk dan lokasi-lokasi yang rawan tingkat kriminalitas,” jelasnya.
Ia juga mengatakan ada personil yang stand by setingkat Pleton di 3 titik lokasi yakni Denpasar Selatan, Kuta, dan Mako Polresta Denpasar.
“Tetap kita antisipasi adanya kemungkinan pihak-pihak yang ingin membuat kacau dan juga operasi yustisi terhadap prokes Covid-19 secara mandiri maupun gabungan dengan instansi terkait,” pungkasnya. (sgt/kb)

















