Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Berharap Harga Test PCR Segera Turun

DENPASAR, Kilasbali.com – Beragam tanggapan muncul dari masyarakat terkait kebijakan Pemerintah Pusat mewajibkan tes PCR bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang menggunakan moda transportasi udara.
Masyarakat memandang kebijakan ini cukup memberatkan karena harus menambah biaya lagi, padahal sudah melakukan vaksin Covid-19 sebanyak 2 kali.
Salah seorang PPDN yang akan melakukan perjalanan ke Lombok dengan pesawat terbang Nyoman Oka, Selasa (26/10/2021) mengatakan biaya test PCR sebesar Rp 495 ribu masih terlalu tinggi.
“Terlalu tinggi menurut saya. Tadi saya bayar Rp 495 ribu. Kemarin ada informasi di media sosial, saya pikir sudah Rp 300 ribu ternyata masih Rp 495 ribu,” sebutnya.
Ia menambahkan dirinya akan berangkat ke Lombok dengan penerbangan besok (27/10) siang. Sedangkan hasil tes PCR selesai nanti sore yang dikirim lewat email.
Nyoman Oka memilih melakukan tes PCR di UPT Balai Lab Kesehatan Provinsi Bali karena jika dilakukan di tempat lain, dirinya khawatir tidak berafiliasi dengan data di Kementerian Kesehatan.
“Kalau tidak berafiliasi dengan Kementerian Kesehatan nanti dipermasalahkan di bandara. Saya cari di pedulilindungi dapat yang terdekat dimana unit link yang terafiliasi. Kalau tidak, saya punya pengalaman di bandara dipermasalahkan. Itu karena tidak masuk di pedulilindungi. Ada barcode dan sebagainya, makanya saya ke sini,” jelasnya.
Ia pun berharap proses administrasi bagi pelaku perjalanan lewat moda transportasi udara agar ke depannya lebih disederhanakan.
“Harga tes PCR jangan terlalu tinggi dan informasi terkait yang disampaikan oleh pemerintah jangan sifatnya mendadak,” bebernya.
Sementara itu, ditemui di UPT Balai Lab Kesehatan Provinsi Bali, Ahmad salah seorang PPDN yang akan kembali ke Jakarta mengatakan dirinya datang ke Denpasar tanggal 25 Oktober kemarin dan akan kembali ke Jakarta besok (27/10).
“Hari ini tes PCR karena besok berangkat ke Jakarta. Hasil tes PCR berlaku satu hari, sehingga hari ini kita lakukan tes lagi,” sebutnya.
Untuk harga test PCR menurut Ahmad sebesar Rp 495 ribu dan hasilnya akan keluar sore nanti lewat email. Sedangkan untuk biaya test PCR ditanggung oleh kantor.
“Karena ini perjalanan dinas tentunya ditanggung oleh kantor,” imbuhnya.(sgt/kb)

















