Covid-19 di Denpasar Melandai, Tim Yustisi Tetap Giatkan Sidak Prokes

DENPASAR, Kilasbali.com – Kasus penularan Covid-19 di Kota Denpasar saat ini sudah mulai melandai. Namun, Tim Yustisi Kota Denpasar tetap giat melakukan sidak dan mengingatkan masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Menurut Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga, dalam sidak prokes yang digelar oleh Tim Yustisi Kota Denpasar di Jalan Ken Arok, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, pada Selasa (5/10/2021) Tim Yustisi masih menemukan warga yang melanggar protokol kesehatan.
Ia menambahkan dari penertiban hari ini, pihaknya menjaring 14 orang pelanggar prokes yang terdiri dari 8 orang pelanggar yang memakai masker hanya menutupi dagu dan 6 orang yang tidak memakai masker.
“8 orang ini diberikan pembinaan karena salah menggunakan masker dan 6 orang didenda sebesar Rp100 ribu. Hal ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama agar masyarakat jangan abai terhadap protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai kasus Covid-19 bisa kembali meningkat,” sebutnya.
Dewa Sayoga menambahkan sebagai upaya menekan penularan Covid-19, pihaknya juga melakukan penertiban secara stationer di objek wisata yang ada di Kota Denpasar. Selain itu pihaknya juga rutin melaksnakan penertiban secara mobiling ke seluruh wilayah di Kota Denpasar.
“Sampai saat ini kami masih menemukan pelanggaran, oleh karena itu kami terus mengingatkan masyarakat agar taat prokes,” imbuhnya.
Sementara itu Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan, kasus Covid-19 di Kota Denpasar hari ini Selasa (5/10)
mencatatkan nihil penambahan kasus meninggal dunia, kasus sembuh bertambah 37 orang, dan kasus positif bertambah 22 orang.
Meskipun kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin melandai, ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.
“Tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 sewaktu-waktu bisa kembali meningkat,” ingatnya.(sgt/kb)

















