
TABANAN, Kilasbali.com – Progres pengerjaan pompa hidram program Kodam IX/Udayana di Banjar Nyampuan, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan telah rampung 80 persen.
Pengerjaaan pompa hidram itu, selain untuk dapat membantu warga Desa Tangguntiti dalam memenuhi kebutuhan air bersih, juga bakal mengairi persawahan dengan luas 220 hektar, untuk membantu 399 petani di desa tersebut.
Pengerjaan dilakukan oleh anggota Kodim 1619/Tabanan yang juga melibatkan warga Subak Aseman Delod Jalan sebanyak 30 orang. Mereka secara bergilir bersama mengerjakan proyek tersebut dengan arahanbBabinsa Tanggun Titi Serda Wayan Sadia.
Pengerjaan pembangunan pompa hidram yang merupakan program ketahanan pangan itu, tampak dipantau langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Jumat (20/8/2021).
Selain Pangdam, tampak juga Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, dan Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Andianto, mendampingi kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana.
Sementara itu, kedatangan Pangdam IX Udayana tampak didampingi Aslog Kasdam IX/Udy Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Aster Kasdam IX/Udy Kolonel Inf I Made Mahaparta, Danden Intel IX/Udy Letkol Kav Angga Nurdiana, Waka Pendam IX/Udy Letkol Kav Sigit P.U
Pangdam mengatakan, proyek seperti ini sudah dicoba di beberapa tempat, dan untuk di Desa Tangguntiti ini mudah-mudahan proses pembangunannya tidak ada kendala. Pembuatan pompa hidram ini dimaksudkan untuk dapat membantu masyarakat akan kecukupan kebutuhan air untuk pertanian, disamping itu untuk percontohan khususnya di Kabupaten Tabanan.
“Pada awalnya kita membuat pompa hidram untuk kebutuhan air bersih dari sumber mata air kita naikan ke atas. Untuk di Bali proyek seperti ini sudah dibangun di 16 titik, dalam proses pembuatannya tentu kita berkomunikasi dan koordinasi dengan masyarakat dan Pemda setempat,” ungkap Pangdam.
Dikatakan, untuk di Bali masih ada masyarakat yang berharap dari turunnya air hujan dalam mencukupi keperluan air, sehingga pihaknya berupaya untuk membantu dengan membuat project pompa hidram.
“Pembangunan proyek ini akan dapat mengaliri sawah seluas 220 hektar bagi 399 petani di Desa Tangguntiti,” tandasnya. (jus/kb)

















