
TABANAN, Kilasbali.com – Polri dan TNI bersinergi untuk menciptakan suasana kondusif dalam Pilkada Tabanan 2020.
Dandim/1619 Tabanan, Letkol Inf Toni Sri Hartanto mengungkapkan bahwa pihaknya melibatkan 200 personel yang terdiri dari 170 dari Kodim 1619/Tabanan dan 30 merupakan BKO dari Kodim Jembrana, untuk mengamankan jalannya Pilkada ini.
“Bersama kepolisian kita mengamankan Pilkada agar aman, damai dan sehat,” tegas Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto, Rabu (9/12/2020).
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat yang sudah usai memberikan hak suaranya agar langsung meninggalkan TPS, sehingga tidak terjadi kerumunan.
Selain itu masyarakat juga tidak perlu melakukan euforia yang berlebihan apabila pilihannya memenangkan Pilkada.
“Jadi TNI dan Polri solid akan melakukan tindakan tegas terukur apabila ada yang membuat onar atau mengancam keamanan, dan ketertiban dalam Pilkada Tabanan kali ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S Siregar menyebutkan, pihaknya melibatkan 1.112 personel untuk pengamanan 1.130 TPS yang tersebar di seluruh Kecamatan di Tabanan.
“Astungkara di seluruh TPS belum ada dan jangan sampai ada hal-hal menonjol yang terjadi, karena Polri dan TNI bersama memastikan jalannya Pilkada aman, damai dan sehat,” tegasnya.
Polres Tabanan sendiri juga di-backup oleh personel dari Polda Bali, Polres Buleleng, aerta Brimob Polda Bali sebanyak 60 orang yang telah dibagi dalam rayon.
Selain melakukan pengamanan di TPS, nantinya personel Polres Tabanan juga akan mengawal hingga proses penghitungan suara.
“Pengamanan surat suara kita kawal bersama TNI dari TPS sampai ke kecamatan hingga pleno, itu kita laksanakan 24 jam sampai nanti ke kabupaten dan pleno di Kabupaten,” pungkasnya. (d/kb)

















