
DENPASAR, Kilasbali.com – Koalisi 3 partai yakni Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Nasdem sepakat mengusung I Gede Ngurah Ambara Putra sebagai calon Walikota dan Made Bagus Kertha Negara sebagai calon wakil walikota Denpasar pada Pilwali Serentak tahun 2020.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandira menilai calon walikota Denpasar I Gede Ngurah Ambara Putra adalah sosok petarung. Hal itu disampaikan Wandira di Denpasar, Senin (24/8/2020).
Wandira mengatakan, seorang legislator minimal sudah pernah bertarung pada ajang perhelatan politik. Sosok Ambara pun pernah berlaga saat mencalonkan diri menjadi anggota DPD, meskipun hanya meraih suara 5 besar.
“Nah ini sebagai salah satu modal seorang pejuang dan petarung. Sebagai seorang petarung dia sudah berani turun lapangan dan masuk gelanggang. Kalah menang itu kita hitung berikutnya. Sekarang bagaimana kita memenangkan ini dan tentu ia harus latihan. Latihannya apa, ya tentu dia harus turun ke masyarakat. Bikin program yang realistis lah tidak di awang-awang. Kalo kita buat program kerja yang di awang-awang sangat gampang. Dengan membuat program realistis itu sangat jelas,” terangnya.
Wandira menambahkan, pemimpin Denpasar harus menjalankan teknis dan sistem. Dengan demikian, Denpasar akan maju.
“Karena Denpasar ini teknis tidak ada rasa. Tidak harus berbicara masalah teknis, masalah sistem. Kalo sistem dan teknis sudah bisa dijalankan, Denpasar akan maju. Itu intinya,” tutup Wandira. (sgt/kb)

















