Masih Ada Warga Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah

DENPASAR, Kilasbali.com – Meskipun kesadaran masyarakat sudah mulai tinggi untuk menggunakan masker saat keluar rumah, namun masih dijumpai juga beberapa warga yang tidak menggunakan masker. Padahal program ‘Masker untuk Semua’ sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mulai dijalankan oleh pemerintah per 05 April 2020.
Guna memutus rantai penyebaran virus corona, pemerintah sudah menjalankan program masker untuk semua, terutama bagi warga yang beraktifitas di luar rumah.
Namun dari pengamatan di beberapa ruas jalan utama di Kota Denpasar, Selasa (7/4/2020), masih didapati beberapa warga belum menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, seperti saat mengendarai kendaraan bermotor.
Hal ini tentunya cukup mengkhawatirkan karena ada orang tanpa gejala yang beraktifitas di luar. Untuk itu diperlukan kesadaran dari seluruh masyarakat dalam menerapkan program ini, sehingga rantai penyebaran virus corona bisa diputus.
Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menegaskan bahwa pemerintah menjalankan program ‘Masker untuk Semua’ per 5 April 2020 sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) .
“Masker bedah dan masker N95 hanya untuk petugas kesehatan. Sementara masyarakat bisa menggunakan masker kain jika hendak keluar rumah,” ujarnya.
Penggunaan masker kain tidak lebih dari 4 jam, kemudian harus dicuci dengan sabun. Hal ini penting karena masyarakat tidak pernah tahu orang tanpa gejala yang masih beraktifitas di luar. (sgt/kb)

















