RPHU Modern Tabanan Diresmikan, Produksi 2.000 Ekor Perjam

TABANAN, Kilasbali.com – Charoen Pokphand Indonesia, meresmikan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) ke 6, di Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan Bali, Selasa (9/7/2019).
Di mana, Charoen Pokphand Indonesia (CPI) sebagai bagian dari dunia usaha perunggasan, selain memiliki Breeding Farm, Hatchery dan Pabrik Pakan, juga ikut mendukung pengembangan usaha di hilir, yaitu dengan mendirikan RPHU dan rantai dinginnya serta Pabrik Pengolahan daging ayam di beberapa tempat di Indonesia, yang hasilnya sudah di ekspor ke beberapa negara, antara lain Timor Leste, Papua Nugini dan Jepang.
“Jumlah RPHU yang telah dimiliki oleh CPI sampai saat ini adalah 6 unit, yaitu di Medan, Serang Banten, Bandung Jawa Barat, Salatiga Jawa Tengah, Mojokerto Jawa Timur dan yang diresmikan pada hari ini di Bali,” Presiden Direktur CPI, Thomas Effendy.
Lebih lanjut mengatakan, sampai dengan akhir tahun 2019 CPI akan memiliki total 11 RPHU dengan kapasitas potong 455.000 ekor per hari, dan pada akhir kwartal 4 pada tahun 2020 CPI memiliki target 17 RPHU sesuai yang telah direncanakan, dengan kapasitas potong sebesar 765.000 ekor per hari.
RPHU milik CPI ke-6 di Bali ini dioperasikan dengan kapasitas produksi sebesar 2.000 ekor per jam, dengan menjalankan 1 shift selama 7 jam. Seiring dengan peningkatan kebutuhan, produksi dapat ditingkatkan hingga 28.000 ekor per hari selama 14 jam. RPHU ini memiiiki fasilitas pendingin (Cold Storage) dengan kapasitas 45 ton untuk ayam segar (Fresh Chilled); 50 ton untuk ayam beku; dan 50 ton untuk Food Process Product.
“Kehadiran RPHU ini diharapkan dapat membantu menunjang tuntutan kebutuhan daging ayam yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) di Bali, sebagai daerah tujuan wisata bagi wisatawan dari dalam dan luar negeri,” tambahnya.
Thomas Effendy menambahkan, tidak hanya menyediakan RPHU saja, berkat dorongan dari pihak pemerintah CPI juga terus kembangkan sampai dengan tahap pendistribusian.
“Kami berkomitmen untuk tidak berhenti sampai di RPHU saja, akan tetapi kami terus kembangkan sampai dengan tahap pendistribusian ke konsumen melalui gerai-gerai Prima Freshmart, yang sampai akhir tahun 2019 ini akan dibuka kurang lebih 600 gerai sehingga konsumen dapat langsung menikmati ayam beku ASUH yang telah diproses oleh RPHU kami, dengan harga cukup terjangkau,” jelas Thomas Effendy. (kb)

















