Jatiluwih Rekrut Manajemen Baru DTW Jatiluwih

TABANAN, Kilasbali.com– Habisnya masa jabatan manajemen DTW Jatiluwih membuat seleksi kembali dilakukan di tahun 2018 ini. Nantinya manajemen baru yang terpilih akan mulai menjalankan tugasnya diawal tahun 2019. Dengan pengelolaan manajemen baru, diharapkan DTW Jatiluwih semakin tertata dan tentunya dapat meningkatkan PAD Kabupaten Tabanan.
Perbekel Desa Jatiluwih, I Nengah Kartika menjelaskan bahwa seleksi manajemen DTW Jatiluwih di tahun 2018 ini dilakukan karena manajemen sebelumnya memang sudah menjalankan tugasnya sesuai peraturan yakni 5 tahun. Dalam seleksi tersebut dilakukan pengisian jabatan mulai dari manajer operasional, asisten 1 dan 2, kepala divisi hingga staf dan karyawan. “Dan hari ini (kemarin,Red) berlangsung tes tertulis dan wawancara untuk posisi kepala divisi, staff dan karyawan,” ujarnya Senin (26/11/2018).
Ia menyebutkan, dalam seleksi telah dibentuk panitia seleksi yang terdiri dari akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh kepariwisataan. Ia menambahkan, Pemkab Tabanan pun menyerahkan proses seleksi ke pengelola Desa, namun tetap memberikan arahan. “Kemarin kita sudah melakukan audensi dengan pimpinan, semua proses diserahkan ke pengelola desa, Pemkab memberikan restu dan memberikan petunjuk saja. Karena management nantinya akan berada di desa,” imbuhnya.
Adapun tahapan seleksi pertama adalah menentukan manager operasional melalui rapat adat di 2 desa pekraman, selanjutnya dilakukan tes prekrutan asisten 1 dan asisten 2, kemudian baru lah dibuka pendaftaran dan tes untuk kepala divisi, staf dan karyawan. “Jadi untuk manajer terpilih incumbent, sedangkan asisten 1 dan asisten 2 merupakan wajah baru, sehingga kita tunggu hasil untuk kepala divisi, staf dam karyawan,” papar Kartika.
Adapun persyaratan bagi pelamar adalah tentunya memiliki KTP Jatiluwih, dan memenuhi persyaratan umum lainnya, termasuk bisa berbahasa Inggris dan memiliki pengalaman kerja, sehat jasmani dan rohani serta berkelakuan baik. Mereka yang lolos seleksi selanjutnya akan magang terlebih dahulu selama satu bulan, sebelum mulai bekerja resmi per tanggal 1 Januari 2019 mendatang.
Pihaknya pun berharap dengan seleksi yang ketat dan transparan, dapat terpilih SDM yang berkualitas untuk mengabdi dirumah sendiri. Serta mampu menjalankan tugas dengan baik dan membawa DTW Jatiluwih kearah yang lebih baik. Terlebih sesuai peraturan yang baru, manajemen yang terpilih akan menjabat hingga umur 55 tahun. “Kalau sebelumnya masa tugasnya 5 tahun, sedangkan yang akan bertugas mulai tahun depan akan menggunakam batasan umur yakni sampai umur 55 tahun,” tandasnya. (*KB).

















