
GIANYAR, Kilasbali.com – Naas menimpa warga Desa Peliatan, Ubud Ketut Marsa (48). Korban tewas terpanggang saat terjebak kebakaran yang menimpa rumahnya, Rabu (21/10) sore. Korban yang diketahui menderita stroke ditemukan di dalam kamar dengan kondisi tubuh terbakar.
Kebakaran tersebut diketahui tetanggannyabI Made Sandiasa Astawa yang berada di rumahnya, tepat di seberang lokasi kejadian, mendengar teriakan dari luar rumah.
Ketika keluar untuk memastikan sumber suara, saksi melihat kepulan asap keluar dari atap rumah milik I Nyoman Marda. Ia kemudian masuk ke lokasi dan mendapati api telah membakar bagian rumah.
Bersama warga sekitar, saksi berupaya memadamkan api menggunakan selang air. Namun, api telanjur membesar. Di tengah upaya pemadaman, korban ditemukan di dalam kamar dalam kondisi tubuh terbakar.
Saksi selanjutnya menghubungi pemilik rumah, Bhabinkamtibmas, serta petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar untuk meminta bantuan.
Petugas damkar bersama personel Polsek Ubud tiba beberapa menit kemudian dan angsung melakukan pemadaman. Api baru berhasil dijinakkan setelah satu jam pemadaman. Namun naas, korban ditemukan dalam kamarnya dalam kondisi tubuh terbakar.
Menyusul itu, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP M. Guruh Firmansyah bersama personel identifikasi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, membenarkan adanya korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
“Peristiwa kebakaran sebuah rumah terjadi di Banjar Yangloni, Desa Peliatan, Ubud. Kebakaran mengakibatkan satu orang meninggal dunia di dalam rumah,” ujar Suardita.
Ia mengatakan, Satreskrim Polres Gianyar bersama tim identifikasi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Kapolres Gianyar juga telah meminta bantuan tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mendukung penyelidikan.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran dan besaran kerugian material masih belum diketahui. (Ina/kb)

















