Harga Sesuai Appraisal, Gubernur Bali dan Masyarakat Turyapada Tower Sepakati Pembebasan Lahan

BULELENG, Kilasbali.com – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama masyarakat di sekitar kawasan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Desa Pegayaman, Sukasada, Buleleng menyepakati pembebasan lahan untuk penguatan pembangunan kawasan menara komunikasi setinggi 115 meter yang menjadi pusat pemancar siaran TV digital, telekomunikasi, dan ikon wisata baru di Buleleng.
Hal itu terungkap saat Koster didampingi langsung Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra melakukan pertemuan dengan masyarakat di sekitar kawasan Turyapada Tower, Minggu, 17 Mei 2026.
Koster menyampaikan pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali sedang memasuki tahap II, dimana dalam pembangunannya akan meliputi penataan kawasan, fasilitas planetarium, convention center, gondola, sampai akses jalan masuk.
Untuk mewujudkan hal tersebut, saat ini pembebasan lahan sedang dilakukan dan masyarakat di sekitar kawasan sudah menyepakati bersama proses ini, bahwa pembebasan lahannya sesuai aturan, harus di-appraisal harganya.
“Sudah ada titik yang disepakati untuk pembebasan lahannya dan lebarnya cukup 20 meter dan panjangnya sesuai kebutuhan sekitar 1 Km. Untuk harga lahannya ada lembaga yang melakukan appraisal dan proses ini dilakukan dalam waktu dekat, supaya bisa dibebaskan dan dibayar langsung ke masyarakat pemilik lahan,” katanya.
Dikatakan, usai pembebasan lahan dilakukan, Pemprov Bali akan membangun fasilitas pengembangan ekonomi, UMKM serta membangun koperasi. Warga disekitar kawasan akan terlibat dan mendapatkan kemudahan berbagai fasilitas ini.
Tujuannya agar masyarakat memiliki tempat berusaha yang rapi, dan ketika Turyapada Tower ini beroperasi, maka anak-anak lulusan SMA/SMK dari kawasan ini dan warga disini juga akan mendapat prioritas pelatihan kerja agar mereka siap bekerja disini.
“Penataan rumah penduduk di kawasan Turyapada Tower juga akan kami lakukan dengan melakukan revitalisasi rumah warga yang jumlahnya mencapai sekitar 40 rumah, proses revitalisasi tersebut salah satunya meliputi perbaikan atap rumah agar kawasan ini terlihat indah. Untuk biaya-nya akan dihitung dan menggunakan dana APBD,” tegasnya. (M/kb)

















