Distan Tabanan Vaksin 159 Anjing di Pupuan Usai Muncul Kasus Positif Rabies

TABANAN, Kilasbali.com – Dinas Pertanian (Distan) Tabanan menyuntikkan vaksin rabies kepada 159 ekor anjing di Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, pada Jumat (24/4).
Kegiatan itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran rabies menyusul adanya temuan adanya seekor anjing yang terkonfirmasi rabies pada Jumat (17/4).
Vaksinasi darurat itu difokuskan di dua tempat yakni, Banjar Karyasari dan Asah Tegeh di Desa Karyasari.
Petugas melakukan penyisiran seluruh anjing di dua tempat itu menyusul laporan adanya warga yang digigit anjing positif rabies di desa setempat.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Tabanan, drh. I Gede Eka Parta, mengonfirmasi aksi lapangan tersebut.
Ia menyebut, upaya pencegahan itu dilakukan bersamaan dengan program vaksinasi rutin yang dijadwalkan berlangsung hingga Juni 2026.
“Benar ada kasus gigitan anjing positif rabies Jumat lalu dan sudah kami tindak lanjuti dengan vaksinasi rabies (darurat) hari ini,” ujar Eka Parta.
Ia memastikan sarana medis untuk menunjang vaksinasi lanjutan di beberapa tempat rawan telah disiapkan.
Saat ini, persediaan dosis vaksin di Kabupaten Tabanan dilaporkan masih berada pada level mencukupi untuk kebutuhan mendesak. “Untuk stok vaksin relatif masih aman, sekitar 7.000 dosis,” imbuhnya.
Berdasarkan data terkini, Kabupaten Tabanan masih memetakan empat wilayah yang masuk dalam zona rabies.
Wilayah tersebut meliputi Desa Lumbung Kauh di Kecamatan Selemadeg Barat, serta tiga desa di Kecamatan Pupuan, yaitu Desa Munduk Temu, Desa Pujungan, dan Desa Karyasari.
Kondisi ini menjadikan Kecamatan Pupuan sebagai kawasan dengan tingkat kerawanan yang memerlukan perhatian serius.
Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat setempat untuk segera melaporkan hewan peliharaan atau anjing liar yang menunjukkan gejala mencurigakan ke petugas terkait.
Pihaknya juga mengimbau warga untuk memastikan hewan peliharaan mereka mendapatkan vaksinasi secara berkala. (c/kb)

















