Antisipasi Macet Bedugul Saat Nataru, Polres Tabanan Siapkan Jalur Alternatif

TABANAN, Kilasbali.com – Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Tabanan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di kawasan Bedugul, Kecamatan Baturiti.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Anton Suherman, menyatakan personel akan dikerahkan untuk melakukan pengalihan arus jika terjadi penumpukan.
Penumpukan kendaraan ini diprediksi terjadi pada jalur utama dari arah Denpasar menuju Buleleng atau sebaliknya.
“Kendaraan yang akan menuju arah Buleleng dapat dialihkan dari simpang Pacung ke barat menuju simpang Tinungan ke arah utara dan tembus kembali di simpang Patung Jagung,” jelas Anton pada Jumat (26/12).
Ia menjelaskan, jajaran Polres Tabanan juga telah memetakan titik-titik krusial untuk menempatkan personelnya untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas bila terjadi kepadatan atau kemacetan.
Sejumlah titik krusial yang perlu mendapatkan penjagaan itu dimulai dari Rumah Makan Saras, Simpang Patung Polisi, Simpang Patung Jagung, hingga Simpang Asram.
Personel juga disiagakan di Rumah Makan Mentari, Masjid Al-Hidayah, serta area depan objek wisata Ulundanu Beratan.
Anton menjelaskan pihaknya memiliki cara bertindak khusus jika terjadi kemacetan di seputaran Ulundanu.
“Kendaraan yang menuju Ulundanu Beratan diluruskan ke arah Buleleng dan kendaraan yang keluar dari Ulundanu Beratan disetop terlebih dahulu,” jelasnya.
Pola ini akan diberlakukan hingga arus lalu lintas kembali normal dan kendaraan pengunjung Ulundanu Beratan diperbolehkan masuk kembali.
Selain dari arah selatan, polisi juga mengantisipasi kemacetan dari arah Buleleng menuju Denpasar maupun Tabanan.
Jika kendaraan mengalami macet total atau stuck, pengalihan arus ke jalur alternatif melalui simpang patung Jagung yang tembus ke simpang Pacung akan segera dilakukan.
“Kendaraan dapat dialihkan dari simpang patung Polisi ke barat menuju simpang patung Jagung ke barat,” jelas Anton.
Jalur tersebut akan mengarahkan pengendara melewati rute alternatif menuju arah selatan guna mengurai kepadatan di jalur utama.
Penerapan jalur alternatif ini sebelumnya sudah sempat diungkapkan Kabag Ops Polres Tabanan, I Made Subadi, di awal berjalannya Operasi Lilin Agung 2025.
Ia menjelaskan, jalur Denpasar-Singaraja menjadi fokus perhatian dalam hal pengaturan lalu lintas berdasarkan evaluasi libur Nataru tahun sebelumnya.
Ini karena jalur Denpasar-Singaraja merupakan akses utama penghubung antarwilayah. Baik dari Denpasar, Badung, Tabanan, maupun Buleleng atau sebaliknya.
Selama libur Nataru, volume kendaraan di jalur tersebut diperkirakan akan mengalami peningkatan karena di sekitarnya terdapat beberapa objek wisata seperti Ulundanu Beratan atau Kebun Raya Bedugul.
Bahkan, bila mengacu pada hasil evaluasi tahun lalu, kepadatan lalu lintas yang terjadi antara masyarakat dan para pelancong mengalami intensitas yang tinggi sehari setelah momen pergantian tahun. Baik di tanggal 1 maupun 2 Januari. (c/kb)

















