
TABANAN, Kilasbali.com – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Tabanan menggelar kegiatan Gerebek Sampah sebagai bagian dari perayaan HUT Kota Singasana ke-532 pada Jumat (14/11).
Kegiatan yang diinisiasi Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, ini menjadi bentuk gerakan partisipatif untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi implementasi satu di antara tiga konsep utama Tri Hita Karana, khususnya pada aspek palemahan yang bermakna upaya menjaga keharmonisan dengan alam.
Gerebek Sampah dengan melibatkan ribuan peserta ini dilakukan dengan membersihkan ruang-ruang publik, aliran sungai, hingga pemilahan sampah.
Setidaknya ada enam ribu peserta yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mulai dari pegawai Pemkab Tabanan, perangkat desa, anggota TNI/Polri, murid, dan masyarakat umum.
Mereka tersebar di sepuluh titik strategis seperti Pasar Dauhpala dan sekitarnya, Pantai Kelating, Pasar Marga, Pasar Baturiti dan sekitarnya.
Ada juga di Pantai Balian, Pura Mekori dan sekitarnya. Berikutnya di Jembatan Tukad Lambuk dan sekitarnya, pasar dan lapangan Penebel, Tukad Yeh Dati, serta Pasar Bajera dan aliran sungai di Desa Bajera.
Para peserta secara antusias melakukan pembersihan dengan memungut sampah, memilah limbah organik maupun anorganik, serta mengumpulkan sampah yang berpotensi mencemari lingkungan.
Bupati Sanjaya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat wajah kota.
Ia menilai bahwa upaya menjaga kebersihan tidak akan berhasil tanpa peran aktif seluruh elemen masyarakat, terutama di ruang-ruang publik seperti pasar, jalan utama, dan area permukiman.
“Kegiatan Gerebek Sampah ini mencerminkan semangat bersama dalam merawat lingkungan dan memperkuat kesadaran kolektif masyarakat melalui gotong royong,” kata Sanjaya.
Ia menegaskan, upaya menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban semua pihak.
“Inisiatif seperti ini tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang peduli, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap ruang hidupnya,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Sekda Tabanan, I Gede Susila, menyampaikan bahwa Gerebek Sampah merupakan wujud nyata komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, perayaan HUT Kota Singasana bukan hanya seremoni, melainkan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali tekad membangun kota yang bersih dan sehat. (c/kb)

















