Senderan Longsor, Bagunan Arsip BRI Ubud Tergerus

GIANYAR, Kilasbali.com – Meski hujan tak berlangsung lama, Minggu (2/11) sore, namun derasnya guyuran menimbulkan sejumlah bencana.
Seperti halnya di Jalan Raya Ubud. Salah satu bangunan di BRI Cabang Ubud tergerus ke jurang. Sejumlah berkas pun sempat tertimbun tanah, namun kabarnya telah diselamatkan.
Dari informasi yang diterima, Senin (3/11), sore itu hujan deras sedang mengguyur dan dua satpam bank setempat, yang sedang membersihkan sampah yang terbawa air hujan di depan atau halaman bank.
Mereka mendengar adanya suara gemuruh dari sebelah timur bangunan bank yang berlokasi di barat patung Arjuna Ubud itu.
Lalu mereka mengecek suara gemuruh tersebut, dan setelah dilakukan pengecekan ternyata salah satu bangunan dan tembok yang berada di sebelah timur bank sudah tidak ada, dan sudah berada di dasar sungai dalam keadaan rusak dan tertimbun tanah.
Berdasarkan hal tersebut, salah satu satpam menghubungi seorang staf bank untuk memberitahukan serta melaporkan bahwa bangunan yang dipakai untuk menyimpan berkas yang berada di sebelah timur kantor longsor dan jatuh ke dasar sungai.
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya telah mendatangi TKP untuk memastikan penyebab gudang tersebut amblas.
Dari hasil penyelidikan, kata dia, diketahui bahwa kejadian tersebut disebabkan curah hujan yang sangat tinggi sehingga tanah di bawah bangunan menjadi labil, sehingga tak mampu menahan beban bangunan.
“Posisi bangunan di atas sungai, tanah tidak bisa menahan sehingga terjadi longsor dan jatuh ke dasar sungai yang dalamnya diperkirakan mencapai 20 meter,” ujarnya.
Dijelaskan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya mengakibatkan kerugian materiil berupa kerusakan satu unit bangunan dan tembok.
“Sesuai keterangan dari salah satu staf, untuk kerugian belum bisa dipastikan nominalnya, serta tidak akan melaporkan secara resmi, karena sudah menerima bahwa kejadian tersebut merupakan sebuah musibah,” ujar Kapolsek. (ina/kb)

















