Jalan Belong–Patas Desa Taro Rusak Parah Diterjang Hujan

GIANYAR, Kilasbali.com -Meski sudah diperbaiki, jalan penghubung Banjar Belong menuju Banjar Patas, Desa Taro, Tegallalang, kembali rusak parah. Setelah diterjang hujan secara berturut-turut dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, anggaran perbaikan jalan yang mencapai Rp 5,4 miliar menjadi sia-sia.
Puncaknya, Rabu (22/10) siang, hujan lebat yang kembali menerjang menjadikan jalan tersebut rusak parah. Batu koral pemadatan jalan yang sebelumnya sudah disusun rapi kini tergerus air hujan deras yang meluber ke badan jalan. Material proyek bahkan meluber ke jalan raya, sehingga mengganggu aktivitas warga dan pengendara.
Seorang warga setempat, Junaedi pun mengunggah kondisi ini. Disebutkan, kejadian serupa sudah pernah terjadi sebelumnya.“Ini sudah kejadian kedua kali. Sebelumnya juga seperti ini, dan warga Banjar sempat ikut membersihkan material di jalan,” ujarnya.
Kondisi ini terjadi, diduga lantaran saluran air got tidak seluruhnya diperbaiki. Padahal Proyek peningkatan jalan Banjar Belong–Patas ini ditarget rampung dalam waktu 150 hari.
“Tidak semua saluran air (got) dibongkar atau diperbaiki. Di beberapa titik, terutama di depan rumah warga, gorong-gorong dibiarkan sempit tanpa pelebaran.
Akibatnya, ketika hujan turun, air tidak dapat mengalir dengan lancar dan meluap ke badan jalan. Padahal, curah hujan yang mengguyur hanya sebentar, tak sampai satu jam,” ujarnya.
Dihubungi terpisah, Pengawas proyek, Gede Putra, membenarkan bahwa tidak seluruh got dibongkar karena keterbatasan volume pekerjaan.
“Bagaimana lagi, kami harus sesuaikan dengan volume. Volume pengerjaan got terbatas hanya 925 meter kubik saja,” ujarnya.
Selain itu, warga juga menyoroti aspal Tipis dan bergelombang. Terutamanya di bagian utara jalan.“Aspalnya tipis, cepat bergelombang. Kalau hujan, licin dan berbahaya untuk kendaraan,” keluh I Made Bawa warga Taro lainnya.
Diketahui, Anggaran Rp5,4 miliar dari APBD proyek peningkatan jalan Banjar Belong–Patas di Desa Taro ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas infrastruktur jalan kabupaten. Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan dana sebesar Rp5.478.496.000 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Meski proyek masih dalam masa pengerjaan, warga berharap kontraktor dapat segera memperbaiki kembali bagian yang rusak dan memperhatikan kualitas agar perbaikan tidak sia-sia. (ina/kb)

















