
TABANAN, Kilasbali.com– Kontingen Kabupaten Tabanan berhasil melampaui target capaian medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI Tahun 2025.
Hingga klasemen sementara yang dirilis Minggu (14/9) pukul 19.10 Wita, Tabanan sukses mengamankan 24 medali emas dari target minimal 23 emas yang sebelumnya diproyeksikan.
Selain itu, Tabanan juga meraih 30 medali perak dan 61 medali perunggu, dengan total perolehan 115 medali.
Tak hanya melampaui target emas, posisi peringkat yang ditargetkan KONI Tabanan juga tercapai, yakni berada di urutan keenam klasemen sementara.
Catatan prestasi emas terbanyak disumbangkan oleh cabang olahraga (cabor) Wushu dengan enam emas, disusul Petanque dengan lima emas, serta Dancesport dengan tiga emas.
Sementara itu, sejumlah cabor lainnya juga mempersembahkan emas, yakni Pencak Silat sebanyak dua emas.
Selanjutnya, Atletik, Biliar, Binaraga, Panahan, Selancar Ombak, Tarung Derajat, Woodball, dan Xiangqi, masing-masing satu emas.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan apresiasi atas semangat dan perjuangan kontingen Tabanan.
Menurutnya, pencapaian ini membuktikan kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh jajaran KONI Tabanan dalam mengharumkan nama daerah.
“Saya salut dengan perjuangan kontingen Tabanan yang mampu melampaui target medali emas serta memenuhi target posisi peringkat yang telah ditetapkan pada klasemen sementara ini,” ujarnya.
Ia mengingatkan, dengan sisa waktu dan jadwal pertandingan yang masih ada, seluruh atlet tetap fokus dan memaksimalkan peluang.
“Masih terbuka kesempatan untuk menambah medali dan meningkatkan prestasi Tabanan di Porprov kali ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, mengatakan bahwa target yang dipasang sejak awal telah tercapai.
Ia menyebut, hasil tersebut diraih dengan penuh kerja keras dan konsistensi, serta atas dukungan semua pihak.
“Sejak awal kami menargetkan minimal 23 emas dan posisi peringkat keenam, sama seperti capaian Porprov 2022 lalu,” sebutnya.
Ia menambahkan, dengan kondisi anggaran yang masih sama, pihaknya mesti realistis dalam menetapkan target.
Selain itu, satu hal yang membanggakan yakni capaian dalam Porprov kali ini yang murni disumbangkan oleh atlet-atlet Tabanan.
“Tidak ada naturalisasi atau mengambil atlet dari daerah lain. Semua atlet kita genuine orang Tabanan dari hasil binaan induk organisasi cabang olahraga di Tabanan,” sebutnya.
Ia juga menegaskan bahwa KONI Tabanan telah menyiapkan apresiasi berupa bonus kepada para atlet yang telah mengharumkan nama daerah.
Adapun nilai bonusnya antara lain Rp 50 juta untuk peraih medali emas. Demikian halnya dengan peraih perak dan perunggu yang menurutnya sudah disiapkan.
“Kami masih punya peluang tambahan emas karena jadwal pertandingan masih berlangsung hingga akhir gelaran Porprov,” pungkasnya. (c/kb)

















