
TABANAN, Kilasbali.com – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan memastikan informasi yang menyebutkan adanya aksi demonstrasi atau demo depan kantor bupati pada Senin (1/9) merupakan hoax atau informasi palsu.
Ini ditegaskan Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, saat dikonfirmasi perihal informasi yang beredar melalui pesan berantai di WhatsApp tersebut. “(Itu) hoax,” tegasnya.
Ia menegaskan, keamanan di Tabanan sampai sejauh ini masih aman dan kondusif meski di beberapa daerah terjadi demo pada beberapa waktu lalu. Demikian juga dengan di Denpasar belum lama ini.
Di kesempatan yang sama, Bayu kembali mengajak warga Tabanan untuk memastikan setiap informasi yang terkait dengan kondisi keamanan wilayah dengan melakukan verifikasi dan kros cek.
Menurutnya, upaya tersebut penting dilakukan sebagai partisipasi dalam menjaga keamanan wilayah dan lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Jika ada isu tertentu agar dikroscek terlebih dulu kebenarannya agar tidak termakan informasi palsu atau hoax,” imbuhnya.
Pihaknya juga sudah membangun komunikasi dengan para tokoh masyarakat, agama, dan pemuda di Tabanan untuk menjaga keamanan wilayah agar tetap kondusif.
Sementara secara internal, pihaknya juga tetap bersiaga untuk merespon situasi keamanan di wilayah lain. “On call (siaga) bila sewaktu-waktu diperlukan pergerakan. Kami siap,” ujarnya.
Status siaga ini diberlakukan di masing-masing mako (markas komando). Baik di tingkat polres, polsek, hingga polsek.
“Kalau yang di tempat-tempat vital atau objek wisata itu sudah terploting (terarahkan). Anggota kami patrol dan melakukan penjagaan seperti biasa,” ujarnya. (c/kb)

















