
TABANAN, Kilasbali.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, masih enggan bicara soal pemilihan pimpinan pengurus partai di tingkat kabupaten.
Kendati kepengurusan di tingkat nasional atau Dewan Pimpinan Pusat (DPP) telah resmi dibentuk dan dikukuhkan saat Kongres PDIP VI di Nusa Dua, Bali, awal Agustus 2025 lalu.
Dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu, Sanjaya menyebut agenda pemilihan Ketua DPC PDIP Tabanan masih jauh.
“Masih jauh,” kata Sanjaya usai memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Tanah Lot Art and Food Festival 2025 pada Sabtu (16/8).
Ia lebih banyak menyinggung soal pelaksanaan Kongres PDIP VI belum lama ini. Menurutnya, kongres itu merupakan yang terbaik pelaksanaannya.
“Kami lihat, kongres terbaik, aman, dan damai. Tanpa hura-hura,” tukasnya.
Selain itu, kongres tersebut juga sudah menetapkan Megawati Soekarno Putri sebagai Ketua Umum PDIP.
Pun demikian dengan posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) telah definitif ditempati oleh Hasto Kristiyanto.
“Tanggal 14 Agustus 2025 kemarin, ditetapkan Pak Hasto sebagai Sekjen kembali,” tukas Sanjaya yang juga Bupati Tabanan tersebut.
Bahkan, saat disinggung apakah dirinya akan maju di kepengurusan PDIP tingkat provinsi (Dewan Pimpinan Daerah/DPD) atau tetap di kabupaten (Dewan Pimpinan Cabang/DPC).
Sanjaya, hanya tertawa. “Belum. Masih jauh,” jawab Sanjaya sambil tertawa dan masuk ke dalam mobilnya.
Sebelumnya, secara terpisah, Sekretaris DPC PDIP Tabanan, I Nyoman Arnawa, menyebut pemilihan Ketua DPC PDIP Tabanan akan dilakukan melalui Konferensi Cabang (Konfercab).
“Ada mekanismenya sesuai AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga). (Amanat Kongres) laksanakan itu. Tapi tetap mengacu pada keputusan DPP. Kalau di tingkat kabupaten namanya Konfercab,” kata Arnawa.
Soal kepan waktu pelaksanaannya, Arnawa tidak menyebutkan secara spesifik. Terkecuali perkiraan, bahwa Konfercab PDIP Tabanan dilaksanakan antara September atau Oktober 2025.
“Klunya seperti itu. Tapi itu semua balik lagi sesuai keputusan DPP. Kami hanya diberikan klu seperti itu saja,” pungkas Arnawa yang juga Ketua DPRD Tabanan itu. (c/kb)

















