Ini Sepuluh Perwakilan Kecamatan di Lomba Festival Ogoh-ogoh Singasana II 2025

TABANAN, Kilasbali.com – Lomba Ogoh-ogoh Singasana II 2025 akan menyemarakkan suasana jelang perayaan Nyepi Tahun Saka 1947 di Kabupaten Tabanan.
Saat ini, lomba yang masuk dalam rangkaian Festival Ogoh-ogoh Singasana itu sudah memasuki tahap penentuan sekaa teruna-teruni yang menjadi wakil tiap kecamatan.
Pada Senin (24/2), sekaa teruna-teruni yang menjadi perwakilan tiap kecamatan dalam lomba ini sudah seluruhnya melakukan pendaftaran di Dinas Kebudayaan (Disbud) Tabanan.
“Sudah semua (perwakilan kecamatan) melakukan pendaftaran per hari ini,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan, I Made Judiana.
Ia mengurai satu persatu masing-masing perwakilan kecamatan tersebut. Di awali dari Kecamatan Baturiti yang diwakili oleh Sekaa Teruna-Teruni Mekarsari Banjar Tuka, Desa Perean Tengah.
Berikutnya dari Kecamatan Penebel diwakili Sekaa Teruna Teruni Karna Waja Banjar Adat Wongaya Kaja, Desa Wongaya Gede.
Sementara Kecamatan Pupuan diwakili Rukun Muda Mudi Dwi Karya dari Banjar Beniti, Belimbing Anyar, Desa Belimbing.
Lanjut dengan Kecamatan Selemadeg Barat yang diwakili Sekaa Teruna Teruni Putra Semara Dutha Banjar Kutuh, Desa Lalanglinggah.
Kecamatan Selemadeg diwakili Sekaa Teruna Teruni Yowana Gata Banjar Cekik, Desa Berembeng.
Disambung dengan Kecamatan Selemadeg Timur yang diwakili oleh Sekaa Teruna Teruni Budhi Darcana Banjar Jelijih Tegeh, Desa Megati.
Kecamatan Kerambitan yang diwakili Sekaa Teruna Teruni Tunas Mekar Banjar Meliling Kangin, Desa Meliling.
Sementara Kecamatan Tabanan yang diwakili Sekaa Teruna Teruni Eka Budhi Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken.
Berikutnya, Kecamatan Kediri yang diwakili Sekaa Teruna Teruni Widya Cantika Banjar/Desa Pangkung Tibah. Dan, Kecamatan Marga diwakili Sekaa Teruna Teruni Dharma Bakti Banjar Basa, Desa Marga.
Judiana menjelaskan, lomba Ogoh-ogoh Singasana untuk kedua kalinya ini akan memasuki tahap rapat teknis yang dijadwalkan pada Selasa, 4 Maret 2025. “Habis ini technical meeting (rapat teknis) pada 4 Maret 2025,” katanya.
Bila mengacu pada kriteria yang telah disampaikan sebelumnya, ogoh-ogoh dari masing-masing kecamatan ini akan dibawa ke pusat pelaksanaan festival yang terpusat di Taman Bung Karno pada Sabtu, 15 Maret 2025, untuk dinilai tim juri. (c/kb)

















