
TABANAN, Kilasbali.com – Hari ini, Rabu (27/11), seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 secara serentak.
Di dalam Pilkada 2024, masyarakat Bali untuk pertama kalinya memilih gubernur dan bupati atau walikota secara bersamaan untuk pertama kalinya.
Di Kabupaten Tabanan, Pilkada 2024 akan berlangsung di 850 TPS atau Tempat Pemungutan Suara yang tersebar di 133 desa pada sepuluh kecamatan.
Adapun jumlah pemilih yang masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024 di kabupaten ini sebanyak 374.420.
Di tingkat pemilihan bupati dan wakil bupati, ada dua pasangan calon yang tampil dalam Pilkada 2024.
Mereka di antaranya pasangan nomor urut 1 yakni I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika (Mulyadi-Ardika). Berikutnya, pasangan nomor urut 2 yakni I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga (Sanjaya-Dirga).
Pasangan nomor urut 1, Mulyadi-Ardika, tampil sebagai penantang yang mengusung program perubahan dengan visi Tabanan Maju dan Sejahtera di Segala Bidang Pada 2029 melalui 21 Program Unggulan.
Sementara pasangan nomor urut 2, Sanjaya-Dirga merupakan pasangan calon setengah petahana atau incumbent. Sanjaya merupakan calon bupati yang masih menjabat. Sedangkan Dirga merupakan pasangan barunya.
Sebagai pasangan calon petahana, Sanjaya-Dirga membawa prinsip keberlanjutan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Tabanan Menuju Tabanan Era Baru Aman, Unggul, Madani (AUM).
Dalam Pilkada 2024, masyarakat Kabupaten Tabanan juga akan memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali.
Di tingkat pemilihan ini ada dua pasangan calon yang berkontestasi. Mereka antara lain pasangan nomor urut 1 yang terdiri dari Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana (Mulia-PAS). Sedangkan pasangan nomor urut 2, Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri).
Pasangan nomor urut 1, Mulia-PAS, hadir sebagai penantang dalam Pilkada 2024. Mereka mengusung visi Mewujudkan Bali Dwipa Jaya untuk Mendukung Terwujudnya Indonesia Emas serta Mewujudkan Bali Makmur dan Unggul.
Sementara pasangan nomor urut 2, Koster-Giri merupakan pasangan calon setengah petahana. Di pasangan ini, Koster merupakan calon gubernur periode 2018-2023. Sedangkan Giri Prasta merupakan pasangan barunya yang saat ini berstatus sebagai Bupati Badung.
Di Pilkada 2024, Koster-Giri mengusung program keberlanjutan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Dalam Bali Era Baru. (c/kb)

















