
TABANAN, Kilasbali.com – Pemerintah Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, optimis partisipasi warga, khususnya di Banjar Delod Rurung dan Bada Gede, saat pilkada pada 27 November 2024 mendatang di atas 80 persen.
“Dengan melihat antusiasme warga dari dua banjar itu, kami jamin kedatangan mereka di pemilihan nanti pada 27 November 2024 di atas 80 persen,” kata Perbekel Antosari I Nyoman Agus Suryawan di sela simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS 05 Antosari, Minggu (17/11).
Ia tidak memungkiri, tempat mencoblos bagi dua warga di banjar tersebut terkendala jarak yang relatif jauh. Khususnya bagi warga Banjar Bada Gede yang wilayah pemukimannya dengan TPS sekitar 2,7 kilometer. TPS itu sendiri berada di wantilan Desa Antosari.
Oleh Bawaslu Tabanan, faktor jarak pemukiman warga dengan TPS yang berjauhan ini sempat mendapatkan atensi hingga masuk Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Terutama untuk warga Banjar Bada Gede yang wilayah pemukimannya dengan TPS berjarak sekitar 2,7 kilometer.
Selain faktor jarak, Agus Suryawan juga mengungkapkan kondisi jalan yang menghubungkan wilayah banjar tersebut dengan TPS 05 Antosari relatif rusak. “Dan pemilihnya juga kebanyakan lansia (lanjut usia) kurang lebih 40 persen dari pemilih semua,” sebutnya.
Menurutnya, jumlah pemilih di TPS 05 Antosari sekitar 400 orang. Di Banjar Delod Rurung kurang lebih 300 pemilih. Sementara di Banjar Bada Gede sekitar 100 pemilih yang kebanyakan lansia.
Untuk memperkuat prediksi tersebut, pihaknya telah berkomunikasi dengan warga, khususnya di Banjar Bada Gede. Dari hasil komunikasi tersebut, pihak keluarga dari pemilih lansia siap melakukan antar jemput pada saat hari pemilihan nanti.
“Dari komunikasi kemarin dengan warga Banjar Bada Gede, dari pihak keluarga siap mengantar jemput,” pungkas Agus Suryawan. (c/kb)

















