Hindupreneur Academy Ciptakan Wirausaha Muda Kota Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar IB Alit Wiradana menutup Hindupreneur Academy, Senin (6/12/2021) di Ruang Pertemuan Sewaka Mahotama, Lumintang.
Sekda Alit Wiradana mengatakan pandemi bukan alasan bagi generasi muda untuk tidak berkarya. Dengan segala kecanggihan teknologi yang ada, generasi muda bisa tetap kreatif, inovatif, kompetitif, dan membangun bisnis baru di masa pandemi.
“Mencermati hal tersebut Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya untuk membangkitkan dan mengembangkan jiwa kewirausahaan generasi muda, salah satunya melalui program Hindupreneur Academy yang digagas oleh Yayasan Gatra Wirausaha,” ujarnya.
Alit Wiradana mengucapkan selamat kepada The Best 6 program Hindupreneur Academy dan berharap modal usaha yang diperoleh dapat bermanfaat dalam mengobarkan semangat kewirausahaan sehingga memberikan inspirasi kepada generasi muda lainnya.
“Harapan kedepan seluruh komponen masyarakat terutama entrepreneur muda untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah dengan mengembangkan potensi, kreativitas dan kearifan lokal sehingga mampu bersaing di tingkat regional maupun internasional,” imbuhnya.
Ketua Yayasan Gatra Wirausaha, Sayu Ketut Sutrisna Dewi mengatakan Hindupreneur Academy adalah merupakan salah satu program pemulihan ekonomi selama masa pandemi yang digagas oleh Pemerintah Kota Denpasar dan dilaksanakan oleh Yayasan Gatra Wirausaha.
Program ini diperuntukkan bagi calon dan wirausaha muda pemula berusia 18-30 tahun. Selain untuk memberikan edukasi kewirausahaan, program ini bertujuan membantu penciptaan wirausaha baru dan pengembangan usaha bagi wirausaha muda Kota Denpasar.
“Peserta diseleksi melalui 7 tahap dimana ditetapkan The Best 6 Wirausaha Muda terbaik, mereka akan mendapatkan bantuan permodalan masing-masing sebesar Rp. 10 juta dan diberikan pendampingan usaha,” ujarnya.
Sutrisna Dewi mengatakan dari total bantuan permodalan sebesar Rp. 60 juta akan didampingi penggunaannya agar digunakan untuk pengembangan usaha sehingga mampu membentuk wirausaha muda yang tangguh, mandiri, berwawasan budaya serta bertanggung jawab.(kb/rls)

















