Jaga Imun Lansia di Pinda Megambel

GIANYAR, Kilasbali.com – Selain olahraga, cara menjaga imun tubuh juga dilakukan dengan kegiatan hobi lainnya. Seperti yang dilakukan para lansia di Banjar Pinda, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar. Lansia yang sebagian besar seniman tabuh ini, diajak kembali latihan menabuh gambelan di balai banjar setempat.
Ide prajuru adat setempat inipun terbilang efektif. Para lansia ini merasa sangat terhibur, karena disisipi kesuntukan beberpa lansia yang terliat serius tanpa mengindahkan aba-aba karena pendengarannya terganggu.
Yang jelas, lansia yang sebelumnya hanya diam dibrumah kini dikumpulkan untuk di ajak bermain megambel sebagai bentuk menghibur diri diusia lanjut.
“Mereka belajar tanpa tuntunan khusus. karena rata-rata mantan penabuh. Selain mengingat keahliannya, mereka juga bisa bercerita tentang masa-masanya dulu,” ungkap Bendesa Desa Adat Pinda, I Wayan Rastawan, Minggu (30/5/2021).
Disebutkan, tujuan mengajak lansia untuk kembali bermain gambelan adalah untuk memberi tempat sebagai bentuk menghormati tradisi di desa adat yang secara turun temurun disebut kampung penabuh. Krama werda yang ikut dalam sekaa tersebut adalah krama yang sudah berumur 60 tahun ke atas.
“Kami para krama werda (lansia) masih memilikikan semangat mengabdikn pikiran, fisiknya dan wktunya pada kami sebagai generasi. sekaligus menjaga kesehatan mereka dengan aktivitas,” harapnya.
Tambahnya, kegiatan ini juga diharapkan memotivasi generasi selanjutnya terkait pentingnya akan pelayanan dan pemerdayaan serta berbakti pada tetua terdahulu.
Dalam ngibur tersebut, ada pula lansia yang tidak bisa menabuh. Tapi, memang tidak ada tuntutan agar mereka harus pintar yang penting mereka bisa berkumpul sesama lansia bercerita tentang masa lalu. (ina/kb)

















