Palace Garden dan Don Alfonso 1890 Raih Bintang Michelin 2026

MACAU, Kilasbali.com – Dua restoran baru, Palace Garden dan Don Alfonso 1890 yang berlokasi di Grand Lisboa Palace di bawah naungan SJM Resorts, S.A. (SJM), masing-masing meraih bintang Michelin 2026, hal ini sekaligus menegaskan posisi SJM sebagai pemain kunci dalam lanskap gastronomi premium di Makau
Pada edisi ke-18 Michelin Guide Hong Kong & Makau, serta menandai perayaan 100 tahun Michelin Guide secara global, baru saja menggelar seremoni penghargaan di Grand Lisboa Palace Resort Macau (Grand Lisboa Palace). Bersama perusahaan induknya, STDM, portofolio SJM kini mengoleksi total 10 Bintang Michelin di 6 restoran, menjadikannya sebagai pemilik koleksi terbanyak di Hong Kong dan Makau.
Selama ini SJM dikenal sebagai standar utama fine dining di Makau. Sejak Robuchon au Dôme meraih 3 Bintang Michelin pertama di kota ini pada 2009, konsistensinya terus terjaga hingga sekarang. Di Michelin Guide Hong Kong & Makau 2026, Robuchon au Dôme masih menjadi satu-satunya restoran Barat di Makau dengan 3 Bintang Michelin.
Sementara itu, The Eight—restoran Kanton andalan SJM—tetap mempertahankan 2 Bintang Michelin, dengan pencapaian yang konsisten selama 18 tahun berturut-turut di dalam panduan tersebut.
Kehadiran 2 bintang baru di Grand Lisboa Palace semakin melengkapi deretan prestasi ini, sekaligus menghadirkan nuansa taman kekaisaran yang elegan, dengan sentuhan modern pada hidangan Taishi klasik. Menu andalannya menonjolkan teknik yang detail dan rasa yang kaya, seperti Steamed Fresh Crab Claw with Lobster Broth Egg White yang diolah dengan kaldu premium dan teknik potong yang presisi.
Don Alfonso 1890—cabang Makau dari restoran ikonis milik keluarga Iaccarino—membawa cita rasa autentik khas Italia Selatan, dari Semenanjung Sorrento hingga Pantai Amalfi. Mengusung konsep farm-to-table, bahan-bahan yang digunakan pun didatangkan langsung dari kebun organik milik keluarga mereka sendiri, Le Peracciole.
Koleksi ini semakin lengkap dengan kehadiran Zuicho yang meraih 1 Bintang Michelin, dikenal lewat sajian “kappo” yang berkelas. Terdapat pula restoran yang masuk kategori Michelin Selected, seperti Mesa by José Avillez, yang memadukan masakan Portugis kontemporer dengan konsep “casual fine dining”, serta The Kitchen yang dikenal dengan hidangan klasik Barat yang dikemas lebih modern.
STDM juga merayakan kembalinya L’Atelier de Joël Robuchon di Hong Kong, yang kini berhasil meraih 2 Bintang Michelin di lokasi barunya di Landmark. Pencapaian di Michelin Guide Hong Kong & Makau 2026 ini menegaskan posisi SJM bersama perusahaan induknya sebagai pemimpin di lanskap fine dining kawasan, mulai dari kehalusan kuliner Kanton, sajian haute cuisine Barat kelas dunia, hingga hidangan Italia kontemporer dan kappo Jepang yang berkelas,
Managing Director SJM, Daisy Ho, mengatakan, portofolio tersebut mencerminkan kekayaan identitas kuliner Makau yang memadukan Timur dan Barat. “Kami akan terus berkomitmen untuk memperkuat posisi Makau di panggung kuliner global, sekaligus berkontribusi dalam menjadikannya sebagai salah satu destinasi gastronomi paling dinamis dan bergengsi di Asia,” katanya.
SJM turut menghadirkan “Sensory Harmony Star Dinner”—sebuah pengalaman bersantap imersif yang dikurasi langsung oleh Michelin Guide dan sukses terjual habis di Grand Lisboa Palace. Digelar hanya untuk satu malam, acara ini menghadirkan 5 chef kelas dunia dengan total gabungan 14 Bintang Michelin:
Julien Tongourian dari Robuchon au Dôme, Joseph Tse dari The Eight, Mathew Leong dari RE-NAA by Sven Erik Renaa, Jungsik Yim dari Jungsik New York, serta Michelangelo Mammoliti dari La Rei Natura by Michelangelo Mammoliti. Setiap hidangan dipadukan dengan pilihan wine istimewa—seluruhnya meraih skor di atas 90 dari sistem penilaian Robert Parker—serta diperkaya dengan visual storytelling yang imersif, menciptakan pengalaman multi-sensori yang tak terlupakan.
Bahkan, SJM juga konsisten memperkuat posisi Makau sebagai kota “Creative City of Gastronomy” versi UNESCO. Melalui berbagai inisiatif dan acara kuliner, SJM terus mendorong daya tarik “Tourism + Gastronomy”, menjadikan Makau destinasi yang semakin menarik bagi para pecinta kuliner Indonesia yang mencari pengalaman bersantap kelas dunia. (Kb/djo)

















