
GIANYAR, Kilasbali.com – Meski penuh harap, pencarian Agus Suarsa Dharma (28), warga Banjar Telabah, Desa Sukawati yang terseret arus saat menolong Kadek Raditya di Pantai Purnama diperlebar hari kedua, Senin (6/4).
Sebanyak 39 personil dikerahkan untuk menyisir daratan dan lautan. Namun sayang, belum juga ada tanda-tanda keberadaaan korban.
Pencarian yang melibatkan Basarnas Bali, Balawista BPBD Gianyar, BPBD Gianyar, SAR Polda Bali, SAR Brimob, dan Polsek Sukawati dimulai dari pukul 07.25 Wita.
Tim darat menyisir garis Pantai Purnama, tim laut menurunkan RIB dari Benoa. Hingga Senin siang korban belum ditemukan, seluruh personel tetap siaga dan perkembangan akan disampaikan berkala.
Dalam pencarian tersebut, pihak keluarga masih tampak terpukul. Mereka pun menantikan kemunculan Agus, yang selama ini dikenal rajin dan baik hati. Mereka pun telah melakukan pencarian secara niskala, dengan cara menghaturkan sesajen.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan, pencarian terdapat Agus dari segi penyisiran kawasan pesisir dilakukan sepanjang empat kilometer, dengan rincian dua kilometer ke arah kiri dan dua kilometer ke arah kanan.
Sementara pencarian di laut dilakukan dari perairan Benoa, Kabupaten Badung yang mengarah ke perairan Gianyar. “Penyisiran dua km ke kiri dan dua kilometer ke kanan. Sementara dari tengah, dilakukan mulai dari pelabuhan benoa ke pesisir Gianyar,” ujarnya.
Dibya mengatakan pencarian di hari kedua ini tidak terdapat kendala. Sebab cuaca dan kondisi ombak relatif bagus. Namun demikian, sejauh ini belum ada tanda-tanda keberadaan korban. “Secara kendala tidak ada, cuma memang keberadaan korban belum kita temukan,” ujarnya.
Dibya meminta agar sementara waktu masyarakat tidak mandi di pantai wilayah Gianyar. Hal tersebut untuk mengindari korban lain.
“Sudah kejadian berkali-kali, dari Purnama sampai di Cukcukan juga ada kejadian terseret ombak, jadi sebaiknya untuk sementara waktu jangan mandi di pantai. Sebab kondisi ombak tidak menentu,” tegasnya. (ina/kb)

















