
GIANYAR, Kilasbali.com – Empat hari menghilang keluarga Ni Wayan Belentek (90) dari Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan, Gianyar, semakin was-was.
Perempuan renta yang akrab disapa Dadong Saring ini meninggalkan rumah sejak Sabtu (7/2 ) lalu, dan berpamitan hendak menemui anaknya di Kintamani, Bangli.
Dari keterangan anaknya, I Made Sukranata, Dadong Saring menyebutkan akan mengunjungi anaknya di Banjar Paket, Kintamani, Bangli.
Namun hingga berita ini dikonfirmasi, Dadong Saring tidak pernah sampai di rumah anaknya.
Atas informasi itu pula pihak keluarga dan warga Banjar Susut, Desa Buahan, melakukan pencarian hingga ke wilayah Culali, Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli. Namun upaya pencarian hingga sore belum membuahkan hasil.
Diketahui, saat berangkat, korban mengaku diantar cucunya, namun nyatanya cucunya tidak pernah disuruh mengantar.
Dan sesuai informasi warga, lanjutnya, ibunya menumpang ke salah seorang warga hingga di jalur Payangan-Kintamani, tepatnya di Giri Kesuma Payangan.
Disana, dia mengaku akan menumpang truk ke Kintamani. “Belakangan ada yang menyebutkan kalau ibuk saya jalan kaki ke wilayah Katung. Kemungkinan tersesat hingga akhirnya sampai ke wilayah Culali,” akunya.
Berkaitan menghilangnya sang ibu, dirinya bersama keluarga dengan dibantu warga telah melakukan pencarian ke wilayah KIntamani, tepatnya di wilayah Desa Batur. Namun sayang, hingga kini belum diketahui jejaknya. (M/kb)

















