Sering Mabuk – Bermusik Usik Warga, Aparatur Datangi Buruh Proyek

GIANYAR, Kilasbali.com – Kerap mengusik warga sekitar, instansi terkait akhirnya sambangi warga pendatang yang bekerja sebagai buruh proyek bangunan di Desa Batubulan Kangin, Sukawati, Selasa (27/1).
Untuk menjaga kondusivitas wilayah, para pekerja diberikan pembinaan terkait ketertiban lingkungan.
Tiam yang turun meliputi Bhabinkamtibmas bersama unsur TNI dan perangkat adat. Kegiatan pembinaan terhadap warga pendatang yang bekerja sebagai buruh proyek bangunan merupakan tindak lanjut atas laporan warga sekitar proyek.
Warga mengeluhkan adanya aktivitas yang mengganggu ketertiban lingkungan pada malam hari, berupa pemutaran musik dengan volume tinggi serta konsumsi minuman keras yang berujung pada keributan antarpekerja.
Kapolsek Sukawati Kompol I Nyoman Wiranata mengatakan bahwa langkah pembinaan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.
“Kami menindaklanjuti laporan masyarakat dengan pendekatan persuasif dan humanis. Para pekerja dikumpulkan, diberikan pembinaan, serta diingatkan untuk mematuhi norma dan aturan yang berlaku di lingkungan tempat mereka bekerja,” ujar Kompol I Nyoman Wiranata.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pendataan terhadap seluruh pekerja proyek yang berjumlah 12 orang, terdiri dari 8 laki-laki dan 4 perempuan. Seluruh pekerja diwajibkan untuk melapor diri kepada pihak Banjar Dinas setempat serta diimbau agar menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lingkungan sekitar.
“Kehadiran warga pendatang di wilayah Sukawati kami terima dengan baik, sepanjang dapat menjaga sikap, menghormati adat istiadat setempat, dan tidak mengganggu ketenteraman masyarakat,” tambah Kapolsek.
Polsek Sukawati menegaskan akan terus bersinergi dengan TNI dan perangkat desa adat dalam menjaga keamanan wilayah serta mendorong terciptanya hubungan harmonis antara warga lokal dan pendatang. (ina/kb)

















