
GIANYAR, Kilasbali.com – Belum genap sepekan menikmati jalan mulus usai diaspal, jalan menuju Banjar Tebuana, Taro, Tegallalang, kini malah jebol sepanjang 10 meter. Akibat tebing jalan longsor setelah diguyur hujan dalam sepekan terakhir.
Pantauan, Senin (19/1), separuh badan jalan tergerus dengan ketinggian jurang mencapai 50 meter dan panjang sekitar 10 meter. Akibatnya, jalur tersebut terpaksa ditutup demi keselamatan pengguna jalan.
Selain badan jalan yang amblas, di lokasi proyek juga tidak terlihat adanya got maupun pondasi penguat, sementara kondisi tanah diketahui labil dan cuaca masih buruk.
Sementara itu di lokasi berbeda, akibat hujan deras yang terus mengguyur, tidak hanya jalur menuju Banjar Tebuana yang terdampak. Jalan penghubung antar kecamatan Payangan–Tegallalang, tepatnya di Banjar Tatag, Desa Taro, juga sempat tertutup material longsor.
Perbekel Desa Taro, I Wayan Warka, mengatakan pihak desa langsung melakukan pembersihan material longsor dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta dibantu oleh warga setempat.
“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan pembersihan bersama TNI, Polri, dan masyarakat agar akses bisa segera dibuka, meskipun untuk jalur proyek baru masih harus ditutup sementara,” ujarnya.
Menurutnya, longsor tersebut merupakan risiko pekerjaan proyek yang dilakukan pada musim hujan. Namun demikian, ia berharap pihak kontraktor segera mengambil langkah perbaikan yang lebih matang agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Ini memang risiko penggarapan proyek di musim hujan, tetapi kami berharap kontraktor segera melakukan perbaikan dengan perhitungan teknis yang lebih kuat,” tegas Warka.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat wilayah Desa Taro berada di kawasan pegunungan yang rawan bencana, terutama longsor dan pohon tumbang saat intensitas hujan tinggi.
“Kami mengingatkan warga agar selalu berhati-hati. Desa Taro berada di daerah pegunungan dan memang kerap terjadi longsor maupun pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem,” pungkasnya.
Hingga kini, jalur menuju Banjar Tebuana masih ditutup sementara sambil menunggu penanganan lanjutan dari pihak terkait. (ina/kb)

















