
TABANAN, Kilasbali.com – Kecelakaan maut melibatkan minibus Espas dan truk terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, Selemadeg Barat, pada Sabtu (27/12).
Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 14.00 Wita itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Satu di antara korban meninggal itu adalah seorang balita.
Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Anton Suherman, pada Minggu (28/12) mengonfirmasi terjadinya kecelakaan itu.
“(Lokasi tabrakannya) sekitar 25 meter sebelah timur jembatan perbatasan Surabrata-Mekayu,” kata Anton.
Anton menjelaskan, korban meninggal dalam kecelakaan ini atas nama Sukamto (44) yang merupakan sopir minibus Espass berpelat AE 1526 VQ.
Sukamto meninggal di lokasi kejadian akibat benturan keras usai tabrakan dengan truk berpelat
DK 8687 WY yang dikendarai I Gusti Komang Arnawa (54) dari Jembrana.
Korban meninggal lainnya yakni seorang balita berusia empat tahun. Nyawa balita itu tidak tertolong meski sudah sempat dirawat di Puskesmas Selemadeg Barat dan RSUD Tabanan.
Total ada delapan orang yang menumpang di mobil Espass yang dikendarai Sukamto. Empat di antaranya dalam keadaan selamat.
Penumpang yang selamat dan kini menjadi saksi dalam kecelakaan itu adalah Agung Prayitno (37), Suroto (58), MHP (9), serta FKP (13).
Penumpang lainnya yang mengalami luka-luka antara lain Yuna Sari (32) dengan keluhan sesak pada bagian dada.
Berikutnya, Aqila Febri Puji Lestari (11) mengalami patah tulang tangan kanan dan Tintin Dwi Yuliani (19) menderita luka lecet pada bagian bibir.
Anton menjelaskan, kecelakaan itu berawal saat truk DK 8687 WY melaju dari arah timur atau Denpasar.
Saat tiba di lokasi kejadian yang medannya berupa tikungan landai, truk itu dilaporkan mengambil haluan kendaraan lain dari arah berlawanan.
Padahal, di saat yang sama, haluan atau jalur yang diambil oleh truk itu sedang dilintasi mobil Espass yang dikendarai Sukamto dengan kencang dari arah barat atau Gilimanuk.
Tabrakan hebat pun tidak terhindarkan hingga menyebabkan minibus tersebut terguling ke jurang sedalam sepuluh meter.
Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut masih dalam penyelidikan Unit Laka Lantas Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Tabanan. (c/kb)

















